Gempa M6,7 Guncang Sulteng, BNPB Catat 1 Warga Tewas dan Ratusan Terdampak
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
KUPANG — Keluarga almarhum Prada Lucky Chepril Saputra Namo angkat suara menanggapi perkembangan terbaru kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan prajurit TNI AD muda itu meninggal dunia.
Empat anggota TNI berpangkat Pratu telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, keluarga meyakini jumlah pelaku sebenarnya lebih dari itu.
Lusi Namo, kakak kandung almarhum, menyampaikan bahwa kekerasan terhadap Lucky tidak hanya dilakukan oleh empat orang.
Berdasarkan informasi yang diterima keluarga, kekerasan tersebut terjadi secara berulang, terutama saat pergantian piket di satuan tempat Lucky bertugas, yaitu di Batalyon Teritorial Pembangunan 834 Waka Nga Mere (Yon TP 834/WM), Nagekeo.
"Pastinya lebih dari empat orang. Dari cerita yang kami terima, setiap pergantian piket Lucky mendapat perlakuan kekerasan. Artinya, banyak tangan yang ikut memukul," ujar Lusi, Senin (11/8).
Lebih lanjut, Lusi mengungkapkan kekecewaan keluarga karena keempat tersangka hanya berasal dari prajurit dengan pangkat terendah, yakni Pratu.
Menurutnya, ada dugaan keterlibatan prajurit berpangkat lebih tinggi, termasuk perwira, dalam insiden memilukan itu.
"Yang menjadi pertanyaan besar, kenapa hanya Pratu saja yang jadi pelaku utama? Kenapa tidak ada yang berpangkat lebih tinggi?" ungkap Lusi dengan mata berkaca-kaca.
Ia menegaskan bahwa keluarga menuntut pertanggungjawaban dari seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kematian Prada Lucky.
Mereka berharap tidak ada pelaku yang dilindungi hanya karena memiliki jabatan atau pangkat lebih tinggi.
"Kami ingin keadilan. Nyawa Lucky sudah hilang. Jangan hanya korban empat orang, lalu yang lainnya dilindungi," tegasnya.
Lusi juga mengungkapkan bahwa dirinya dan ibunya akan terus memperjuangkan keadilan, meski sang ayah yang merupakan seorang tentara aktif tampak bungkam dalam kasus ini.
PALU Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6/2026) dan menimbu
PERISTIWA
JAKARTA Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi menyampaikan adanya dugaan kejanggalan dalam salinan dokumen ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
Oleh Yakub F. IsmailDALAM beberapa bulan terakhir dunia benarbenar menghadapi badai perang yang begitu dahsyat dampaknya bagi seluruh send
OPINI
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan keterlibatan kepentingan politik dalam sejumlah aksi mahasiswa
POLITIK
MEDAN Seorang mahasiswa berinisial CS (25) asal Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ditangkap petugas di Bandara Internasional Kualanamu sete
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Rasyid Siddiq, S.H., CDRA., CPLA.DI atas mejameja kekuasaan, angkaangka ekonomi sering menjadi dasar pengambilan kebijakan. Pertumbu
OPINI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan, meski pemerintah memberlakukan moratoriu
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong percepatan pemulihan di wilay
NASIONAL
JAKARTA Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Bersatu menyoroti dugaan adanya keterlibatan aktor politik di balik aksi penolakan terha
POLITIK
MEDAN Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyatakan dukungan kepada David Luther Lubis u
POLITIK