Jumlah Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil Bertambah Jadi Lima Orang
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kementerian Pertahanan Republik Indonesia) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pelaksanaan program
PERISTIWA
DELI SERDANG - Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan berat terhadap F, seorang pemuda yang tertangkap mencuri ubi di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kedua tersangka masing-masing berinisial AR, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pendidikan Deli Serdang, dan AMR, warga setempat. Keduanya diduga terlibat dalam aksi penganiayaan yang disertai pembakaran terhadap korban.
"Dua tersangka kami tetapkan, yakni inisial AMR dan AR," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Rabu (13/8).
Peran Masing-Masing Pelaku
Dalam penjelasannya, Kombes Ferry mengungkapkan bahwa AMR berperan menodongkan senjata api dan memukuli korban, sedangkan AR bertindak menyiram dan membakar tubuh korban.
"Yang satu (AMR) penodongan, yang satu (AR) penganiayaan dan pembakaran," jelas Ferry.
Hingga saat ini, penyidik masih mendalami status kepemilikan senjata api dan jenis pistol yang digunakan oleh AMR saat menodong korban.
"Pistol masih dalam penyelidikan, jenisnya juga masih kami dalami," tambahnya.
Kronologi Kejadian: Interogasi Berujung Penganiayaan
Kuasa hukum korban, Riki Irawan, menjelaskan bahwa kejadian berawal pada Rabu (6/8) pagi, ketika F dan rekannya J tertangkap setelah mencuri ubi milik AMR. Keduanya sempat diinterogasi oleh kepala dusun dan tokoh masyarakat dan mengakui perbuatannya.
F dan J lalu meminta agar dapat bertemu dengan pemilik ubi untuk meminta maaf dan mengembalikan hasil curian. Namun, saat keduanya datang bersama keluarga ke lokasi yang dijanjikan, mereka justru langsung dipukuli oleh enam orang.
"F didampingi bapaknya, J didampingi istrinya. Tapi sampai di lokasi, langsung dipukuli, bahkan ditodong pistol," kata Riki.
Dibakar dengan Pertalite
Situasi semakin brutal saat AMR memanggil AR dan seorang anggota Brimob berinisial EH. Tak lama setelah datang, AR langsung menyiramkan pertalite ke tubuh F dan J.
"Si J sempat melawan dan kabur. Tapi F ditarik ke pondok, sujud-sujud minta ampun, tapi tetap disulut dan dibakar," ungkap Riki.
Akibat kejadian tersebut, F mengalami luka bakar sekitar 20 persen di bagian dada hingga tangan, sempat dirawat di rumah sakit, dan kini sudah diperbolehkan pulang.
Proses Hukum Berjalan
Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan terus berlanjut dan tidak mentoleransi tindakan main hakim sendiri.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan unsur penyalahgunaan kekuasaan, dugaan kepemilikan ilegal senjata api, serta tindakan kejam terhadap pelaku pencurian ringan.*
(j006)
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kementerian Pertahanan Republik Indonesia) menyampaikan perkembangan terbaru terkait pelaksanaan program
PERISTIWA
JAKARTA Partai Golkar menanggapi langkah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang mulai melakukan safari politik bersama Partai Solidar
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, Yulius Setiarto, mengusulkan agar pemerintah melakukan moratorium atau penghentian sementara pelaksanaan
NASIONAL
MEDAN Menghabiskan waktu bersama keluarga saat akhir pekan bisa menjadi momen menyenangkan dengan mengunjungi pusat perbelanjaan yang me
PARIWISATA
DELI SERDANG Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan yang diduga merupakan pabrik atau gudang sandal di Kilometer 12 Jalan Lintas Medan
PERISTIWA
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur belum memberikan izin pelaksanaan siaran langsung atau live streaming pada sidang perdana p
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah kebutuhan pokok di tingkat pedagang eceran nasional terpantau relatif stabil pada Sabtu (27/6/2026) pagi. Berdasa
EKONOMI
BANDA ACEH Musim durian kembali tiba di kawasan Barat Selatan (Barsela) Aceh. Ribuan penikmat buah berduri ini mulai berburu durian khas
PARIWISATA
GUADALAJARA Timnas Spanyol memastikan langkah ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup H usai mengalahkan Uruguay 10
OLAHRAGA
TORONTO Timnas Senegal menjaga peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai membantai Irak dengan skor telak 50 pada laga tera
OLAHRAGA