Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
YOGYAKARTA — Keluarga diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), membantah tegas kabar yang menyebut bahwa almarhum mengakhiri hidupnya sendiri.
Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, menilai dugaan bunuh diri sangat tidak masuk akal mengingat kondisi ADP yang tengah mempersiapkan penugasan ke Finlandia dengan suasana bahagia dan penuh harapan.
Dalam konferensi pers yang digelar di sebuah kafe di Kotagede, Kota Yogyakarta, Nicholay menyampaikan bahwa ADP sedang mempersiapkan perjalanan keluarganya dengan matang, termasuk rencana sekolah anaknya di Finlandia.
"Masa orang yang dalam keadaan happy mendapatkan promosi jabatan, yang sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk anaknya sekolah di Finlandia, istrinya dan orang tuanya dibawa, masa dia meninggalkan semua hal yang sudah dipersiapkan dengan bunuh diri," jelas Nicholay, Sabtu (23/8/2025).
Sementara itu, ayah kandung ADP, Subaryono, menyatakan bahwa selama ini putranya tidak pernah bercerita tentang tekanan atau ancaman terkait pekerjaan sebagai diplomat.
Ia hanya mendengar cerita tentang kegiatan sosial yang dijalani ADP, seperti membantu anak-anak terlantar di Taiwan dan mendampingi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
"Dia tidak pernah bercerita yang lain di luar itu. Barangkali dia tahu orang tuanya sudah sepuh sehingga hanya memberitahu hal yang membuat orang tuanya bahagia," ungkap Subaryono.
Keluarga ADP memohon kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar memberikan instruksi kepada Kapolri, Panglima TNI, dan Menteri Luar Negeri untuk mengungkap fakta dan misteri di balik kematian putranya.
"Kami mohon kepada yang terhormat Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto. Kami mohon dengan rendah hati agar Bapak bisa menginstruksikan kepada Kapolri, Panglima TNI, Menteri Luar Negeri supaya bisa menjelaskan kepada kami misteri yang terjadi pada anak kami," pinta Subaryono.
Hingga saat ini, keluarga dan kuasa hukum masih menunggu perkembangan resmi dari pihak berwenang terkait penyelidikan kasus ini.*
(tt/a008)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN