BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2025

Nekat Oplos Gas 3 Kg ke 12 Kg, Pemuda di Badung Raup Keuntungan Rp10 Juta Sekali Aksi

Fira - Rabu, 27 Agustus 2025 14:12 WIB
Nekat Oplos Gas 3 Kg ke 12 Kg, Pemuda di Badung Raup Keuntungan Rp10 Juta Sekali Aksi
Konferensi pers Polda Bali mengungkap tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar gas bersubsidi LPG oleh seorang pria warga asal Desa Golo Geli, Ndoso, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (27/8/2025). (foto: Fira/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

- 1 unit mobil Suzuki Pick-Up DK 8401 AF

- 82 tabung LPG 3 Kg (kosong)

Baca Juga:

- 12 tabung LPG 12 Kg (berisi dan kosong)

- 14 batang pipa besi

Baca Juga:

- 1 palu, alat congkel, dan peralatan lainnya

- 1 unit telepon genggam

SA telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Pelaku terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda hingga Rp 60 miliar.

AKBP I Nengah Sadiarta menegaskan bahwa praktik ilegal ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan karena risiko kebakaran dan ledakan dari gas yang dioplos secara tidak standar.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi. Kami pastikan laporan akan ditindaklanjuti dan kerahasiaan pelapor akan terjamin," pungkasnya.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Bali Kerahkan Pasukan Gabungan untuk Amankan Unjuk Rasa Masyarakat
Kapolda Bali Hadiri Apel Kesiapan Batalion Komposit PRCPB untuk Tanggulangi Bencana di Bali
Kasus Hak Cipta Mie Gacoan Berakhir Damai Lewat Restorative Justice
Maknai HUT Ke-77 dengan Penuh Khidmat, Polwan Polda Bali Ziarah ke TMP Pancakatirta
Polwan Goes to School: Polwan Polda Bali Ajak Mahasiswa Jadi Generasi Sehat dan Bebas Narkoba
Kapolda Bali Dukung Penuh Kesehatan Mental PNPP Wanita Lewat Program 'Suksma Ragaku'
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru