Asap Berbahaya Masih Menyelimuti Lokasi Kebakaran, Rico Waas Minta Warga Segera Mengungsi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN — Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menanggapi serius keluhan warga terkait aktivitas kafe tuak di Jalan Ikahi II, Kelurahan PB Selayang I, Kecamatan Medan Selayang yang diduga menjadi sumber kebisingan dan aksi teror terhadap rumah warga.
Dalam keterangannya saat menghadiri kegiatan Patroli Gabungan untuk Indonesia Damai di Kodim 0201/Medan, Rabu (10/9/2025), Rico Waas menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan berkomitmen untuk segera mengambil tindakan.
"Kita sudah mendapat laporan, ada beberapa tempat yang sudah kita coba komunikasikan antara pemilik usaha dan warga sekitar," ujar Rico Waas kepada awak media.
Namun, terkait laporan penyerangan rumah warga, ia menegaskan akan segera melakukan pengecekan lapangan sebelum mengambil langkah hukum.
"Untuk adanya laporan penyerangan rumah warga, kita akan lakukan pengecekan terlebih dahulu dan sesegera mungkin akan kita lakukan penindakan terhadap tempat usaha tersebut," tambahnya.
Akan Cek Legalitas Kafe Tuak
Saat ditanya soal legalitas kafe-kafe tuak tersebut, yang disinyalir tidak memiliki izin resmi, Wali Kota Medan mengaku akan segera melakukan evaluasi dan penelusuran izin usaha.
"Ya, pastinya nanti akan saya cek dulu," pungkasnya singkat.
Aksi Teror dan Penganiayaan Masih Berlanjut
Sebelumnya, salah satu warga berinisial AN menjadi korban penganiayaan pada Desember 2024. Ia diserang oleh sejumlah pengunjung dan pemilik kafe tuak setelah menegur aktivitas live music hingga dini hari. Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Medan Sunggal, dan satu pelaku telah diamankan.
Namun masalah tak berhenti di situ. Pada 15 Agustus 2025, rumah AN dan beberapa warga lainnya kembali dilempari batu oleh sekelompok orang, diduga dari pihak kafe yang sama. Lebih mengkhawatirkan lagi, kamera CCTV warga merekam upaya para pelaku masuk ke komplek untuk mendatangi rumah-rumah warga.
Meski laporan telah kembali dilayangkan ke Polsek Medan Sunggal, belum ada penangkapan lanjutan terhadap pelaku aksi teror.
Warga Desak Ketegasan Pemerintah dan Aparat
Masyarakat berharap agar Pemko Medan dan pihak kepolisian segera bertindak tegas terhadap usaha yang menimbulkan keresahan, serta menjamin keamanan warga di lingkungan pemukiman.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas turun langsung meninjau lokasi kebakaran pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Gang Pe
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memberikan apresiasi kepada Maluku Medan Bersatu (MMB) yang telah menunjukkan kepedulian so
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea angkat bicara terkait berbagai kritik yang belakangan diarahkan kepada Sekretaris Kabinet (
NASIONAL
MONTERREY Timnas Jepang tampil perkasa saat menghadapi Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026. Samurai Biru sukses meraih kemenangan te
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) tetap dalam k
NASIONAL
DAIRI Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Nasional SidikalangMedan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Peg
PERISTIWA
JAKARTA Polemik posisi partai penyeimbang yang disematkan kepada PDI Perjuangan kembali memanas di ruang politik nasional. Sejumlah el
POLITIK
BANDA ACEH Satu korban insiden ledakan di Kapal Aceh Hebat (AH) 2, Fakhri Herdieco, meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran pabrik plastik dan mainan di kawasan Medan Johor, Kota Medan, hingga Minggu (21/6/2026) siang masih belum sepenuhnya pad
PERISTIWA
JAKARTA Tiga negara dipastikan sudah lebih dulu mengamankan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menyelesaikan matchday kedu
OLAHRAGA