Kenapa Pelaku Penculikan Kacab Bank Tidak Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana?
- Selasa, 16 September 2025 21:39 WIB
Rekaman CCTV detik-detik kepala cabang bank yang diculik dan kemudian jasadnya ditemukan di wilayah Serangbaru, Kabupaten Bekasi, Agustus lalu. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Korban diketahui menjabat sebagai kepala cabang bank di salah satu wilayah Jabodetabek.
Polisi mengungkap bahwa dari 15 tersangka, dua di antaranya merupakan anggota aktif TNI AD, masing-masing berinisial Kopda FH dan Serka N. Keterlibatan aparat dalam kasus pidana ini kini juga ditangani secara paralel oleh institusi militer.
"Mereka bekerja sama dalam upaya mengakses dana rekening dormant. Korban dijadikan target karena posisinya sebagai pejabat bank yang memiliki otoritas," kata Wira.Setelah diculik, korban dipaksa memberikan informasi dan kerja sama terkait pemindahan dana.
Namun rencana itu berubah menjadi tragedi setelah korban ditemukan meninggal dunia pada 21 Agustus 2025 di area lapangan kosong, Serangbaru, Kabupaten Bekasi.Polda Metro menyebut, penyelidikan menemukan adanya indikasi bahwa Ilham mengalami tekanan dan perlakuan tidak manusiawi selama dalam penyekapan.
Namun hingga kini, penyidik belum merinci apakah kematian Ilham disebabkan oleh kekerasan fisik, penyiksaan, atau faktor lainnya.