Bupati Asahan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Tegaskan Dukungan untuk Polri Presisi
ASAHAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke80 yang digelar di Lapangan Adhi Pradana
PEMERINTAHAN
Lombok Barat – Misteri kematian Brigadir Esco Faska Rely (29), anggota Intel Polsek Sekotong, akhirnya terkuak. Penyidik Polda NTB menetapkan sang istri, Briptu Rizka Sintiyani, sebagai tersangka utama dalam kasus ini.
Esco sebelumnya dilaporkan hilang sejak 13 Agustus 2025 dan ditemukan tak bernyawa 11 hari kemudian, pada 24 Agustus, di kebun belakang rumahnya.
Baca Juga:"Hasil gelar perkara menetapkan istri Brigadir Esco berinisial R sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, Jumat (19/9/2025).
Rizka, yang merupakan anggota polisi aktif di Humas Polres Lombok Barat, sempat dilaporkan sakit dan syok saat kabar hilangnya Esco merebak. Bahkan keluarganya ikut melakukan pencarian, termasuk meminta bantuan dukun.
Ditemukan Membusuk, Leher Terikat Tali
Esco ditemukan tewas dalam kondisi membusuk dan membengkak, dengan leher terlilit tali, di perbukitan Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar — hanya 10 meter dari rumahnya.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Kepala Dusun setempat, usai seorang warga bernama Amaq Siun melihat tubuh tergeletak di bawah pohon saat sedang mencari ayam.
"Wajah rusak, tubuh membengkak, lehernya terikat. Bau menyengat dan penuh lalat," ujar saksi mata.
Keluarga Apresiasi, Tapi Minta Usut Pelaku Lain
Baca Juga:Kuasa hukum keluarga, Lalu Anton Hariawan, mengapresiasi langkah penegak hukum, namun menegaskan bahwa kasus ini bukan kerja satu orang.
"Kami minta penetapan tersangka tidak berhenti pada istri korban. Harus diusut siapa yang membantu dan menutupi jejak," ujarnya.
Anton menduga pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP. Ia juga meminta pihak lain yang membantu atau mengetahui tindak pidana namun tidak melapor, agar dijerat Pasal 354 juncto 56 KUHP.
Dua Anak Jadi Korban Tak Langsung
Dari pernikahan Brigadir Esco dan Briptu Rizka, pasangan ini dikaruniai dua anak. Kini, keduanya harus menanggung dampak dari tragedi memilukan ini. Sementara itu, belum ada keterangan apakah Rizka sudah ditahan pasca penetapan tersangka.
Pihak Polda NTB memastikan penyidikan akan terus berlanjut hingga semua pihak yang terlibat dalam kasus ini terungkap.*
(kp/j006)
Baca Juga:
ASAHAN Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, menghadiri Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke80 yang digelar di Lapangan Adhi Pradana
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menjelaskan alasan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
PEMERINTAHAN
BOGOR Atraksi penerjun payung menjadi salah satu momen yang mencuri perhatian dalam peringatan Hari Bhayangkara ke80 di Satuan Latihan
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut kolaborasi antara Polri dan petani berhasil menghasilkan panen raya jagung sebany
NASIONAL
JAKARTA Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membentuk Kepolisian Resor Kota (Polresta) di kawasan Ibu Kota N
NASIONAL
DELI SERDANG Kepala Desa Rumah Lengo, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, berinisial ESB, dinyatakan positif menggunakan narkoti
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran ma
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Daerah (Polda) Sumut atas dedikasi dan pengab
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengingatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) agar menjalankan perannya sebagai penjaga d
NASIONAL
JAKARTA Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo menargetkan pembangunan 1.500 Satuan Pelayanan Peme
NASIONAL