Komisi X DPR Dukung Larangan AI Instan di Sekolah, Siswa Tak Boleh Malas Mikir
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
Lombok Barat – Misteri kematian Brigadir Esco Faska Rely (29), anggota Intel Polsek Sekotong, akhirnya terkuak. Penyidik Polda NTB menetapkan sang istri, Briptu Rizka Sintiyani, sebagai tersangka utama dalam kasus ini.
Esco sebelumnya dilaporkan hilang sejak 13 Agustus 2025 dan ditemukan tak bernyawa 11 hari kemudian, pada 24 Agustus, di kebun belakang rumahnya.
Baca Juga:"Hasil gelar perkara menetapkan istri Brigadir Esco berinisial R sebagai tersangka," ujar Kabid Humas Polda NTB, Kombes Mohammad Kholid, Jumat (19/9/2025).
Rizka, yang merupakan anggota polisi aktif di Humas Polres Lombok Barat, sempat dilaporkan sakit dan syok saat kabar hilangnya Esco merebak. Bahkan keluarganya ikut melakukan pencarian, termasuk meminta bantuan dukun.
Ditemukan Membusuk, Leher Terikat Tali
Esco ditemukan tewas dalam kondisi membusuk dan membengkak, dengan leher terlilit tali, di perbukitan Dusun Nyiur Lembang, Desa Jembatan Gantung, Kecamatan Lembar — hanya 10 meter dari rumahnya.
Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Kepala Dusun setempat, usai seorang warga bernama Amaq Siun melihat tubuh tergeletak di bawah pohon saat sedang mencari ayam.
"Wajah rusak, tubuh membengkak, lehernya terikat. Bau menyengat dan penuh lalat," ujar saksi mata.
Keluarga Apresiasi, Tapi Minta Usut Pelaku Lain
Baca Juga:Kuasa hukum keluarga, Lalu Anton Hariawan, mengapresiasi langkah penegak hukum, namun menegaskan bahwa kasus ini bukan kerja satu orang.
"Kami minta penetapan tersangka tidak berhenti pada istri korban. Harus diusut siapa yang membantu dan menutupi jejak," ujarnya.
Anton menduga pembunuhan berencana berdasarkan Pasal 340 KUHP. Ia juga meminta pihak lain yang membantu atau mengetahui tindak pidana namun tidak melapor, agar dijerat Pasal 354 juncto 56 KUHP.
Dua Anak Jadi Korban Tak Langsung
Dari pernikahan Brigadir Esco dan Briptu Rizka, pasangan ini dikaruniai dua anak. Kini, keduanya harus menanggung dampak dari tragedi memilukan ini. Sementara itu, belum ada keterangan apakah Rizka sudah ditahan pasca penetapan tersangka.
Pihak Polda NTB memastikan penyidikan akan terus berlanjut hingga semua pihak yang terlibat dalam kasus ini terungkap.*
(kp/j006)
Baca Juga:
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan kecerdasan
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan bahwa nilai tukar rupiah berada dalam kondisi hancur. Pernyataan terseb
EKONOMI
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara Hendra Cipta meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meninjau ulang kebijakan honor bagi Tenag
NASIONAL
JAKARTA Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menilai Iran merupakan bangsa Arya yang tidak mudah ditaklukkan, meski
INTERNASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus melaksanakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meny
NASIONAL
JAKARTA Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq membantah dirinya terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberanta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto membuka Sidang Paripurna Kabinet di Istana Merdeka, Jumat (13/3/2026), untuk memastikan mudik Lebaran 2
NASIONAL
MEDAN Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan terus menyelidiki kasus pembunuhan seorang wanita berinisial RS (19) yang jasadnya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa kondisi ekonomi Indonesia jauh dari yang disebut moratmarit. Pernyataan
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 27 orang, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, dalam operasi tangkap tang
HUKUM DAN KRIMINAL