BREAKING NEWS
Kamis, 02 Juli 2026

Kapolri Ungkap Hasil Kolaborasi Polri-Petani, Panen Jagung Perkuat Swasembada Pangan

Adelia Syafitri - Rabu, 01 Juli 2026 15:36 WIB
Kapolri Ungkap Hasil Kolaborasi Polri-Petani, Panen Jagung Perkuat Swasembada Pangan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut kolaborasi antara Polri dan petani berhasil menghasilkan panen raya jagung sebanyak 5,7 ton sejak 2025 hingga kuartal II 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan Kapolri saat memimpin upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Rabu (1/7/2026).

Menurut Listyo, Polri berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah guna menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Baca Juga:

"Polri berkomitmen untuk mendukung seluruh program dan kebijakan pemerintah demi terjaganya stabilitas nasional dan keberlanjutan pembangunan bangsa," ujar Listyo.

Untuk mendukung swasembada pangan, Polri menjalankan berbagai program, mulai dari pemanfaatan lahan produktif, pengembangan pekarangan pangan bergizi, pengawasan distribusi bantuan pemerintah dan hasil panen, hingga kerja sama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam memfasilitasi akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani.

Selain itu, Polri juga memfasilitasi 30 kelompok tani di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dalam pengembangan komoditas bawang putih melalui penanaman di lahan seluas 948 hektare. Program tersebut menghasilkan panen mencapai 18.960 ton.

Tak hanya itu, Polri juga memperluas area tanam di Kabupaten Karanganyar, Temanggung, Lampung Barat, dan Tanggamus dengan total luas lahan mencapai 127,5 hektare.

Dalam mendukung modernisasi sektor pertanian, Polri menghadirkan sejumlah inovasi, di antaranya penggunaan metode pertanian modern, bibit unggul, pupuk organik Presisi berbahan eceng gondok, hingga pengembangan teknologi mobile rotary dryer.

Polri juga mengembangkan pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket arang, pupuk Presisi berbasis batu bara, serta membangun 29 gudang ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pertanian nasional.

Kapolri berharap kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat terus diperkuat agar Indonesia mampu menjaga ketersediaan pangan secara berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian di sektor pertanian.

"Dengan semangat kolaborasi dari seluruh lapisan masyarakat, Indonesia dapat mempertahankan kemandirian dan menjaga ketersediaan pangan nasional yang berkelanjutan," kata Listyo.* (mt/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pelaku UMKM Wajib Tahu! Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp1,9 Jutaan
Hujan Tak Hentikan Semangat! Rico Waas Turun dari Panggung, Berdialog Langsung dengan Ratusan Pemuda pada Youth City Changers di Medan
UMKM Butuh Tambahan Modal? KUR BNI 2026 Tawarkan Bunga Rendah, Simak Syarat dan Cara Pengajuannya!
Wabup Rianto Hadiri Konfercab HIMMAH Asahan, Dorong Kader Jadi Penggerak Perubahan dan Beri Manfaat bagi Masyarakat
Di Forum Pangan Nasional APEKSI, Rico Waas Dorong Kolaborasi Antardaerah untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kota
Bobby Nasution Gandeng Danareksa dan KIM, Percepat Pengembangan Kawasan Industri untuk Dongkrak Ekonomi Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru