Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Sumut Masih di Bawah 10 Persen, Target Rampung Juni 2026
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
JAKARTA – Polda Metro Jaya memastikan penyelidikan kasus kematian Diplomat Ahli Muda Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Arya Daru Pangayunan, tidak pernah dihentikan dan akan terus berlanjut jika ditemukan bukti baru.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak menegaskan, pihaknya terbuka terhadap novum baru yang diajukan oleh keluarga maupun kuasa hukum Arya Daru. Ia menekankan, setiap petunjuk atau barang bukti akan diuji terlebih dahulu untuk memastikan kesesuaiannya dengan temuan penyidik.
"Kalau memang nanti ada novum baru, alat bukti baru, petunjuk baru, kemudian barang bukti baru yang diajukan oleh keluarga kepada penyelidik, sudah pasti akan diuji keterangan tersebut," kata Reonald di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 2 Oktober 2025.Baca Juga:
Reonald menambahkan, hasil pengujian nantinya akan menentukan apakah kasus ini dapat naik ke tahap penyidikan atau tidak. Ia menegaskan, hingga kini Direktorat Reserse Kriminal Umum belum pernah menghentikan penyelidikan kasus Arya Daru.
Polda Metro Jaya juga menghormati langkah keluarga, khususnya istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitantri, yang bersama kuasa hukum menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi 13 DPR pada Selasa, 30 September 2025. Semua masukan dari DPR disebut akan dipelajari dan ditindaklanjuti oleh penyidik.
Sebelumnya, pengacara keluarga, Martin Lukas Simanjuntak, mengaku mengantongi sejumlah petunjuk penting yang bisa membuka tabir kematian Arya Daru. Menurutnya, penyidik lah yang seharusnya menguatkan petunjuk tersebut menjadi alat bukti.
Martin menilai, kunci dari kasus ini ada pada keseriusan aparat penegak hukum. Ia menegaskan, keluarga hanya dapat membantu memberikan petunjuk, sedangkan kewajiban mencari alat bukti ada pada penyidik.
Arya Daru ditemukan meninggal dunia di kamar indekosnya di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa, 8 Juli 2025. Saat ditemukan, wajah hingga kepala korban dalam kondisi terlilit lakban kuning.
Namun, setelah lebih dari dua pekan penyelidikan, polisi menyimpulkan tidak ada keterlibatan pihak lain dan menyatakan Arya Daru meninggal karena bunuh diri. Kesimpulan tersebut hingga kini masih diperdebatkan oleh pihak keluarga.*
(met/dv14)
MEDAN Pembangunan gedung permanen lima Sekolah Rakyat di Sumatera Utara (Sumut) tahap dua masih berjalan lambat. Persentase pengerjaan s
NASIONAL
JAKARTA Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamaluddin Ritonga, menyoroti pernyataan Presiden ke7 RI, Joko Widodo,
POLITIK
ASAHAN Anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung turun langsung mendampingi orang tua korban dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ole
NASIONAL
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa sidang isbat tetap menjadi mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal Ramad
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Pimpinan Pusat Haedar Nashir Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal Ramadan 1447
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menjelang bulan suci Ramadhan, sebanyak 6.052 penyintas banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, masih tinggal di t
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili kepada seluruh masyarakat Indonesia yang merayakan,
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Jam&039iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) Kota Binjai mengajak umat Muslim meningkatkan kekhusyukan dan k
NASIONAL
JAKARTA Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dola
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Rungguan Purba Tambak Boru Panogolan Indonesia (RPTBP) Pdt Rumanja Purba menyerukan seluruh keluarga besar Purba Ta
NASIONAL