Lagi, Tiga Prajurit TNI Terluka Akibat Ledakan di Misi UNIFIL Lebanon
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
JAKARTA – Harga emas dunia melemah pada perdagangan Selasa, 17 Februari 2026, di tengah meredanya ketegangan geopolitik dan penguatan dolar Amerika Serikat.
Pelaku pasar kini menanti risalah rapat Januari bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, untuk membaca arah kebijakan suku bunga selanjutnya.
Berdasarkan laporan Reuters, emas spot turun 0,8 persen menjadi 4.953,90 dollar AS per ounce pada pukul 03.45 GMT.Baca Juga:
Di awal sesi perdagangan, harga sempat terkoreksi hingga 1 persen. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman April melemah 1,5 persen menjadi 4.972,90 dollar AS per ounce.
Kepala Makro Global Tastylive, Ilya Spivak, mengatakan pelemahan harga emas terjadi karena risiko geopolitik tidak berkembang signifikan. Pasar lebih fokus pada risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang akan dirilis pekan ini.
"Risalah rapat FOMC dan sejumlah wawasan mengenai pemikiran Federal Reserve kemungkinan menjadi indikator penting," ujar Spivak.
Dari sisi geopolitik, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan akan terlibat secara tidak langsung dalam perundingan nuklir antara AS dan Iran di Jenewa.
Di saat yang sama, perwakilan Ukraina dan Rusia kembali bertemu untuk melanjutkan perundingan damai yang dimediasi Washington.
Indeks dolar AS naik 0,2 persen terhadap sejumlah mata uang utama. Penguatan dolar membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan permintaan.
Pelaku pasar juga menanti sinyal penurunan suku bunga. Berdasarkan FedWatch Tool dari CME Group, mayoritas investor memperkirakan penurunan suku bunga pertama berpotensi terjadi pada Juni 2026.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga cenderung lebih diminati saat suku bunga rendah karena biaya peluang memegang logam mulia tersebut menjadi lebih kecil.
Spivak memperkirakan kisaran harga tertinggi jangka pendek berada di sekitar 5.120 dollar AS per ounce. Namun, target berikutnya adalah kembali ke level 5.600 dollar AS atau lebih, mendekati rekor tertinggi baru.
JAKARTA Tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam misi perdamaian Perserikatan BangsaBangsa di Lebanon dilapo
INTERNASIONAL
TEL AVIV Iran melancarkan serangan rudal ke sejumlah wilayah Israel pada Sabtu dini hari, 4 April 2026. Serangan ini disebut sebagai res
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperketat pengawasan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2026. Langkah ini dilakukan u
NASIONAL
MEDAN PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Sum
NASIONAL
MEDAN Ratusan ribu kendaraan tercatat melintasi ruas tol di Sumatera Utara selama periode libur Paskah 2026. Dua ruas utama, yakni Tol B
NASIONAL
ACEH TENGAH Seorang perawat di RSUD Datu Beru, Aceh Tengah, dinonaktifkan setelah video dirinya berjoget di ruang operasi saat tindakan
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren
NASIONAL
CHICAGO Harga emas dunia bertahan di level tinggi pada perdagangan akhir pekan. Logam mulia dengan simbol Emas (XAU/USD) tercatat berada
EKONOMI
JAKARTA Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mendorong penguatan sistem perlindungan saksi dan korban melalui pembahasan Rancang
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN, Ashabul Kahfi, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Work From Home (WFH) bagi pek
POLITIK