Kasus Ijazah Jokowi Bergulir, Polisi Periksa 130 Saksi dan 25 Ahli, Uji Forensik Dilakukan
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN – Aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pelajar di Kota Padangsidimpuan semakin meresahkan masyarakat.
Kegiatan tersebut kerap berlangsung hingga dini hari dan mengganggu ketenangan warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi yang dijadikan arena balapan.
Dari pantauan warga, lokasi yang sering dijadikan arena balap liar berada di seputaran Jalan Sudirman (eks Jalan Merdeka) tepatnya di kawasan Bundaran Alaman Bolak atau Alun-alun Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, serta di Jalan Kenanga, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.Baca Juga:
Aksi para pelajar ini biasanya berlangsung pada pukul 00.00 hingga 03.00 WIB, dengan menggunakan sepeda motor berknalpot blong yang menimbulkan kebisingan tinggi.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar sulit beristirahat, bahkan mengganggu pasien di rumah sakit yang berlokasi tidak jauh dari Jalan Kenanga.
"Sangat mengganggu sekali. Kami ingin istirahat, apalagi di sekitar sini ada rumah sakit. Pasien jadi sulit tidur karena suara knalpot yang keras," ujar salah satu keluarga pasien yang tengah mendampingi kerabatnya menjalani perawatan, Minggu (2/11).
Keluhan serupa juga datang dari warga yang bermukim di sekitar Bundaran Alaman Bolak.
Mereka mengaku tidak bisa tidur nyenyak setiap akhir pekan karena suara bising dan kebut-kebutan yang berlangsung hingga dini hari.
"Kami hanya bisa istirahat di malam hari setelah seharian berjualan. Tapi kalau sudah malam Kamis atau malam Minggu, pasti ramai suara motor. Kadang kami terpaksa pindah tidur ke tempat lain," kata seorang warga setempat.
Masyarakat berharap aparat gabungan dari Satlantas Polres Padangsidimpuan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP segera turun tangan menertibkan aksi balap liar tersebut.
Mereka juga meminta Dinas Pendidikan untuk memberikan teguran tegas kepada para pelajar yang terlibat.
"Sekolah harus ikut bertanggung jawab. Kalau perlu, berikan sanksi berat bagi siswa yang ketahuan ikut balap liar, bahkan dikeluarkan dari sekolah," tegas salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Warga berharap aparat dapat melakukan patroli rutin di titik-titik rawan serta menindak tegas pengendara yang menggunakan knalpot bising.
Mereka menilai penegakan hukum yang konsisten akan membuat efek jera bagi para pelaku dan mengembalikan ketertiban di lingkungan masyarakat.*
(a008)
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraa
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan jembatan baru di Jalan Adi Sucipto, Ga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak semestinya dibalas dengan laporan
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti fenomena meningkatnya kritik publik yang justru berujung pada pelaporan k
POLITIK
MEDAN Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai isu terkait Partai NasDem yang disebut bakal merger dengan pihak lain sebagai nara
POLITIK
JAKARTA Koordinator Masyarakat AntiKorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang,
NASIONAL
JAKARTA Kinerja sektor pertanian Indonesia menunjukkan tren positif dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor dalam beberapa waktu tera
EKONOMI
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim resmi melantik 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di
PEMERINTAHAN