Komeng Dukung Bang Azran Pimpin FORKABI: Memajukan Budaya Betawi adalah Amanat Konstitusi
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN – Aksi balap liar yang dilakukan sejumlah pelajar di Kota Padangsidimpuan semakin meresahkan masyarakat.
Kegiatan tersebut kerap berlangsung hingga dini hari dan mengganggu ketenangan warga serta pengguna jalan di sekitar lokasi yang dijadikan arena balapan.
Dari pantauan warga, lokasi yang sering dijadikan arena balap liar berada di seputaran Jalan Sudirman (eks Jalan Merdeka) tepatnya di kawasan Bundaran Alaman Bolak atau Alun-alun Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, serta di Jalan Kenanga, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.Baca Juga:
Aksi para pelajar ini biasanya berlangsung pada pukul 00.00 hingga 03.00 WIB, dengan menggunakan sepeda motor berknalpot blong yang menimbulkan kebisingan tinggi.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar sulit beristirahat, bahkan mengganggu pasien di rumah sakit yang berlokasi tidak jauh dari Jalan Kenanga.
"Sangat mengganggu sekali. Kami ingin istirahat, apalagi di sekitar sini ada rumah sakit. Pasien jadi sulit tidur karena suara knalpot yang keras," ujar salah satu keluarga pasien yang tengah mendampingi kerabatnya menjalani perawatan, Minggu (2/11).
Keluhan serupa juga datang dari warga yang bermukim di sekitar Bundaran Alaman Bolak.
Mereka mengaku tidak bisa tidur nyenyak setiap akhir pekan karena suara bising dan kebut-kebutan yang berlangsung hingga dini hari.
"Kami hanya bisa istirahat di malam hari setelah seharian berjualan. Tapi kalau sudah malam Kamis atau malam Minggu, pasti ramai suara motor. Kadang kami terpaksa pindah tidur ke tempat lain," kata seorang warga setempat.
Masyarakat berharap aparat gabungan dari Satlantas Polres Padangsidimpuan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP segera turun tangan menertibkan aksi balap liar tersebut.
Mereka juga meminta Dinas Pendidikan untuk memberikan teguran tegas kepada para pelajar yang terlibat.
"Sekolah harus ikut bertanggung jawab. Kalau perlu, berikan sanksi berat bagi siswa yang ketahuan ikut balap liar, bahkan dikeluarkan dari sekolah," tegas salah seorang warga yang ditemui di lokasi.
Warga berharap aparat dapat melakukan patroli rutin di titik-titik rawan serta menindak tegas pengendara yang menggunakan knalpot bising.
Mereka menilai penegakan hukum yang konsisten akan membuat efek jera bagi para pelaku dan mengembalikan ketertiban di lingkungan masyarakat.*
(a008)
JAKARTA Anggota DPD RI/MPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat, Alfiansyah Komeng, menyatakan dukungan penuh kepada Ketua Umum DPP Forum Komu
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI), Prof. Dr. H. OK. Saidin, SH, M.Hum bergelar Datuk Seri
NASIONAL
BANDA ACEH Pemerintah Aceh akan segera menentukan status penanganan bencana hidrometeorologi setelah masa Transisi Darurat menuju Pemuli
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ketua Umum DPP Persatuan Alumni GMNI Prof. Arief Hidayat menilai kondisi penegakan hukum di Indonesia masih menghadapi berbagai
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, belum memutuskan ap
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Anakanak mencakup hampir 30 persen dari total penduduk Indonesia. Jumlah yang besar tersebut menjadikan pemenuhan hak anak s
NASIONAL
JAKARTA Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 273/PUUXXIII/2025 yang melarang penghapusan sisa kuota internet secara sepihak dinilai m
NASIONAL
JAKARTA Rapper asal Amerika Serikat, Kanye West atau yang kini dikenal dengan nama Ye, dipastikan akan menggelar konser perdananya di In
ENTERTAINMENT
JAKARTA Program Bedah Rumah pemerintah selangkah lagi memiliki aturan baru. Rancangan Peraturan Menteri (Rapermen) tentang Program Bedah
NASIONAL
BANDA ACEH Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh yang menyerahkan pengelolaan tata kelola parkir publik kepada pihak swasta menda
PEMERINTAHAN