BREAKING NEWS
Jumat, 01 Mei 2026

Polisi Sebut Penculikan Anak di Makassar Profesional, Pelaku Gunakan Modus Anak Kecil dan Media Sosial

Raman Krisna - Selasa, 11 November 2025 12:03 WIB
Polisi Sebut Penculikan Anak di Makassar Profesional, Pelaku Gunakan Modus Anak Kecil dan Media Sosial
Penculikan Balita. (Foto: Kompas)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAKASAR - Kasus penculikan anak berinisial B (4) di Makassar menunjukkan modus yang cukup profesional dan tidak biasa.

Kepala Polrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menilai pelaku memanfaatkan kedekatan anak pelaku dengan korban untuk mempermudah aksi penculikan.

Selain itu, pelaku tidak melakukan transaksi penjualan secara langsung.

Baca Juga:

Korban ditawarkan melalui akun Facebook bernama Hiromani Rahim Bismillah, yang digunakan untuk menghubungkan calon pembeli anak secara ilegal.

Dari akun itu, korban lantas dijual dengan harga Rp 3 juta kepada pembeli yang datang dari Jakarta ke Makassar.

Arya menjelaskan, jaringan penculikan ini cukup terorganisir.

"Mereka sudah tahu harus ke mana dan menghubungi siapa. Pelaku tingkat bawah mungkin tidak langsung terkoneksi, tapi jaringan di level kedua, ketiga, dan keempat tetap berjalan," jelasnya.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menambahkan, empat tersangka telah diamankan dalam kasus ini.

Mereka adalah SY (30), NH (29), MA (42), dan AS (36), dengan latar belakang sebagian sebagai pekerja rumah tangga dan honorer. Kronologi penculikan terjadi pada Minggu (2/11/2025) di Taman Pakui, Kota Makassar, dan dari rekaman CCTV terlihat korban dibawa bersama dua anak kecil.

Kasus ini masuk kategori Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bermodus adopsi, dan menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap modus baru penculikan anak, terutama yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana transaksi ilegal.*


(km/um)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Bilqis Jadi Pelajaran, Brimob Polda Jambi Luncurkan Bus Sekolah Gratis
James Riady Bantah Lippo Terlibat Sengketa Lahan 16 Hektare yang Bikin JK Geram
Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Anak Lintas Provinsi, Korban Dijual Rp80 Juta ke Suku Anak Dalam
Anggota DPRD Gorontalo Fraksi PDIP Sebut "Rampok Uang Negara, Biar Makin Miskin!" Bersama Selingkuhan Kini Minta Maaf: Saya Tidak Bermaksud
Rangkaian Demonstrasi 25-31 Agustus 2025, Tujuh Korban Meninggal dan Ratusan Luka-Luka
Tragedi di Makassar: Kantor DPRD Dibakar Massa, Tiga Tewas dan Lima Luka-luka
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru