KPK Bakal Hadirkan Lebih dari 300 Saksi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi Termasuk?
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan akan menghadirkan lebih dari 300 saksi dalam lanjutan persidangan perkara dugaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN -Kericuhan terjadi di depan kantor Asuransi Prudential jalan putri BmG tower lantai 5 Medan Sumatera Utara , di mana sejumlah keluarga nasabah yang kecewa meluapkan kemarahan atas penolakan klaim asuransi jiwa. Peristiwa ini berawal dari kasus Uci Krisnaya Duha, salah satu nasabah asuransi jiwa Prudential dengan polis nomor 14142276, yang telah meninggal dunia enam bulan lalu. Uci adalah warga Desa Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, yang menggunakan produk asuransi jiwa Prulink Generasi Baru Prudential.senin 25/11/2024.
Waris Duha, suami mendiang Uci sekaligus ahli waris, mendampingi pihak keluarga yang diwakili Oki, merasa kecewa dengan kebijakan yang diterapkan Prudential. Menurut Oki, klaim atas meninggalnya Uci pada awalnya ditolak. Namun, setelah dilaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pihak Prudential tiba-tiba menawarkan kompensasi sebesar Rp100 juta. Jumlah ini sangat jauh dari nilai klaim yang seharusnya diterima sebesar Rp2,7 miliar.
“Kami merasa tidak masuk akal, nilai klaim yang seharusnya Rp2,7 miliar malah hanya ditawarkan Rp100 juta. Apakah ini bentuk tanggung jawab perusahaan sebesar Prudential?” ungkap Oki penuh emosi.
Keluarga merasa diperlakukan tidak adil oleh Prudential, terlebih lagi ketika ahli waris, Waris Duha, yang tidak terlalu memahami prosedur administrasi, hendak mengajukan klaim secara resmi. Pihak Prudential disebut tidak mengizinkan Waris, meskipun telah didampingi oleh Oki sebagai perwakilan keluarga.
Situasi semakin memanas ketika pihak keluarga mendatangi kantor Prudential Medan untuk mencari kejelasan. Cekcok mulut antara keluarga dengan petugas keamanan di depan kantor tidak dapat dihindarkan. Bahkan, aksi saling dorong sempat terjadi, hingga menarik perhatian orang-orang di sekitar lokasi.
Hingga berita ini ditulis, pihak Prudential meminta waktu 10 hari untuk menyelesaikan permasalahan ini. Namun, keluarga korban merasa pesimis terhadap solusi yang akan diberikan, mengingat pengalaman sebelumnya.
“Kami hanya ingin hak kami sebagai ahli waris dipenuhi sesuai dengan yang telah dijanjikan. Kalau tidak ada penyelesaian, kami akan menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan,” tegas Oki.
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya transparansi dan keadilan dalam pengelolaan klaim asuransi jiwa. Masyarakat berharap OJK sebagai pengawas industri keuangan dapat mengambil langkah tegas agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan akan menghadirkan lebih dari 300 saksi dalam lanjutan persidangan perkara dugaan t
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Kesehatan Sumatera Utara membantah kabar yang menyebut Febiona br Purba, siswi korban dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis
KESEHATAN
SIDOARJO Satu sampel makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diperiksa setelah sejumlah santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, T
PERISTIWA
JAKARTA Harga HP Tecno, Infinix, dan Itel terpantau masih cukup stabil pada 11 September 2026. Ketiga merek ponsel yang berada di bawah
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Roy Suryo akan menghadapi sidang pokok perkara dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsu Joko Widodo di Pengadil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD menilai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyebabkan
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjenguk sejumlah korban yang diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Prog
NASIONAL
OlehBoy AnugerahTAK ada luapan emosi dan sindiran dalam pidato Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demo
OPINI
Oleh Shohibul Anshor SiregarRENCANA revolusioner pemerintah Indonesia untuk mengintegrasikan penerbitan Kartu Tanda Penduduk dengan pembuka
OPINI
MEDAN Perum BULOG Kantor Cabang Medan terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas harga p
EKONOMI