Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, IRT Diduga Bandar Sabu Ditangkap
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga berperan sebagai b
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN - Enam bulan setelah laporan dugaan pungutan liar (pungli) Dana Tenaga Kerja Guru (TKG) atau yang dikenal sebagai Dana Daerah Terpencil (Dana Dacil) disampaikan ke Kejaksaan Negeri Nias Selatan, penanganan perkara tersebut dinilai masih berjalan di tempat.
Pelapor sekaligus korban, Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si, mengatakan laporan resmi telah disampaikan sejak 26 Mei 2025 dan diterima staf Kejaksaan Negeri Nias Selatan pada 27 Mei.
Ia menyebut, sejumlah bukti telah diserahkan kepada penyidik, mulai dari keterangan saksi, rekaman percakapan, hingga bukti transfer uang.Baca Juga:
"Namun sampai hari ini belum ada tanda-tanda penetapan tersangka. Status pihak terlapor pun masih kabur," kata Liusman kepada Bitvonline.com, Selasa (25/11).
Pada momen Hari Guru Nasional, ia kembali mendesak Kejaksaan Negeri Nias Selatan untuk memperjelas status penanganan perkara.
Menurutnya, proses yang berkepanjangan membuat pelapor seperti "diputar-putar" dalam pemenuhan alat bukti.
Liusman juga menyoroti belum diterbitkannya Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Perkara (SP2HP), yang menjadi hak dasar pelapor.
"Kami sudah bersurat, tetapi SP2HP tidak kunjung diberikan. Ini sangat janggal," ucapnya.
Kasus dugaan pungli Dana Dacil ini sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial dan ramai diperbincangkan masyarakat Nias Selatan.
Namun, menurut Liusman, penyidik masih beralasan bahwa bukti belum lengkap.
Ia menegaskan akan melaporkan proses penanganan perkara ini ke Jamwas Kejaksaan Agung apabila tidak ada perkembangan berarti.
Kepala Kejaksaan Negeri Nias Selatan, Edmon Novvary Purba, S.H., M.H., saat dikonfirmasi menyatakan penanganan kasus masih berjalan.
"Silakan konfirmasi kepada Kasi Pidsus. Tiap minggu ada giat tentang Dana Dacil. Minggu lalu dan minggu ini ada pemeriksaan," ujar Edmon.
Kepala Seksi Pidana Khusus, Lintong Samuel, S.H., membenarkan bahwa proses pemanggilan dan pemeriksaan terhadap guru-guru masih berlangsung.
"Status perkara masih tahap penyelidikan," katanya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Nias Selatan, WD, mengkritik lambatnya penanganan perkara oleh Kejari Nias Selatan.
Ia menilai kasus Dana Dacil berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah jika dihitung selama sembilan tahun praktik pungli yang diduga terjadi.
"Penanganannya seakan tidak berpangkal. Jika tidak mampu dituntaskan, lebih baik diambil alih Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara agar kasus ini terbuka terang-benderang," ujar WD.
Hingga kini, Kejari Nias Selatan masih melanjutkan proses penyelidikan atas dugaan pungli Dana Dacil tersebut.*
(um)
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) yang diduga berperan sebagai b
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat peredaran dan penggunaan narkoba di J
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mempercepat pembenahan infrastruktur hingga ke kawasan permukiman warga. Salah satu hasil pembangunan terseb
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intel
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Polri mulai menguji penggunaan tepung singkong sebagai bahan yang berpotensi mem
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.Berdasarkan harga yang dipa
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Video yang memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergi
PERISTIWA
MEDAN Sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba melarikan diri dengan melompat ke sungai saat Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hi
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengamankan 322 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di sejumlah titik di Jakarta setelah demonstrasi di depan Gedu
HUKUM DAN KRIMINAL