Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
NIAS SELATAN – Penanganan dugaan tindak pidana pungutan liar (pungli) Dana Dacil Tahun 2025 di Kabupaten Nias Selatan masih berstatus penyelidikan atau "lidik".
Meski 32 pihak terkait telah diperiksa oleh Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Nias Selatan, alat bukti perbuatan melawan hukum dinyatakan belum terpenuhi.
Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Nias Selatan, Lintong Samuel, S.H., saat wawancara eksklusif di ruang kerjanya, Senin (8/12/2025), didampingi Jaksa Forguson Gea, S.H.Baca Juga:
"Sampai saat ini, kami masih belum menemukan alat bukti yang cukup. Beberapa pihak yang kami panggil, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Nurhayati Telaumbanua, Kabid SMP Haogo Gamuata Ndruru, Kabid SD Kornelius Duha, dan Sekretaris Dinas Pendidikan Elisama Lase, telah diperiksa. Termasuk guru-guru terkait seperti Liusman Ndruru, S.Sos., M.Si, dan Fagoloʻsi Laia," ujar Lintong.
Lintong menambahkan, pihaknya menghadapi kendala karena beberapa saksi tidak hadir saat dipanggil.
Selain itu, sebagian alat bukti yang diserahkan, menurut keterangan pihak terkait, diklaim sebagai pembayaran utang atau pemalsuan tanda tangan.
Contohnya, Kepala SD Negeri Tobhil, Budilia Halawa, membantah menerima pungutan Dana Dacil, dan mengakui uang yang diterima berasal dari transfer untuk membayar utang.
Sementara Guru SD Foikhugaga, Sibearo Giawa, membantah ikut menandatangani surat laporan ke kejaksaan.
"Soal keabsahan tanda tangan yang diklaim dipalsukan, akan kami uji di laboratorium forensik," tambah Lintong.
Sementara itu, Liusman Ndruru, pelapor, menegaskan pihaknya telah menyerahkan bukti transferan, video, dan percakapan WhatsApp yang menguatkan dugaan pungli.
Ia mempertanyakan mengapa kejaksaan menyatakan alat bukti belum lengkap.
"Kami sudah kooperatif, terkadang tidak hadir karena kendala transportasi dan cuaca," ujar Ndruru.
Ia berharap Kejari Nias Selatan di bawah kepemimpinan Edmon Novvary Purba, S.H., M.H., bersikap tegas, transparan, dan profesional dalam menangani kasus ini.
Tokoh pemerhati pendidikan Nias Selatan, Ts. Laia, menilai lambatnya proses ini membingungkan masyarakat.
"Sudah 32 orang diperiksa, masa belum ada bukti awal yang jelas? Kalau memang tidak ada bukti, sebaiknya kasus ini dihentikan agar tidak menjadi bola panas di tengah masyarakat," ujar Laia.
Hingga saat ini, Kejari Nias Selatan masih memproses penyelidikan dan belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan pungli Dana Dacil tersebut.*
(ad)
SOLO Rencana pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat belum menemui titik terang. Dua kubu yang
SENI DAN BUDAYA
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak bisa hanya ditopang oleh satu se
EKONOMI
MIMIKA Komando Distrik Militer (Kodim) 1710/Mimika memulai pembangunan enam Jembatan Garuda yang tersebar di tiga distrik di Kabupaten M
NASIONAL
JAKARTA Pusat Penerangan (Puspen) TNI menggelar dialog interaktif bertajuk Ngobrol Santai Kapuspen TNI Bersama Media di Aula Balai War
NASIONAL
BANDA ACEH Ny. Mukarramah Fadhlullah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Aceh p
OLAHRAGA
BANDA ACEH Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Banda Aceh periode 20242029 resmi dilantik dalam acara yang berlang
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Dosen bersama mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Aceh (FKM Unmuha) berhasil mengembangkan inovasi
PENDIDIKAN
MEDAN Video mobil pemadam kebakaran (damkar) Kota Medan yang terekam memasok air bersih ke sebuah rumah di kawasan Jalan STM Gang Suka Cit
PERISTIWA
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, mendor
NASIONAL
BANDA ACEH Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, memint
NASIONAL