ST Mainkan Dokumen Ilegal Pasca Izin Dicabut, Negara Dirugikan Miliaran
JAKARTA Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan ST, selaku Beneficial Owner PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA –Hendry Lie, bos dari maskapai Sriwijaya Air, akhirnya ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Senin (19/11) malam di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah kembali dari Singapura. Penangkapan ini terkait dengan kasus korupsi timah yang tengah diselidiki oleh pihak Kejaksaan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Harli Siregar, menyatakan bahwa Hendry Lie diamankan saat tiba di Indonesia setelah menjalani pengobatan di Singapura. “Hendry Lie diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah yang bersangkutan kembali dari Singapura,” ungkap Harli.
Harli juga menjelaskan bahwa Hendry Lie diketahui menjalani pengobatan di Singapura dan paspornya akan habis masa berlakunya pada 27 November 2024. Setelah diamankan, Hendry langsung dibawa ke Gedung Bundar Kejaksaan Agung sekitar pukul 23.15 WIB dalam keadaan tangan diborgol dan digiring oleh petugas.
Sementara itu, Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksagung, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa Hendry Lie sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi timah pada 29 Februari 2024. Penyidik juga menerima informasi dari otoritas imigrasi Singapura bahwa Hendry Lie berada di Singapura sejak 25 Maret 2024 untuk menjalani pengobatan.
“Penyidik sudah memanggil yang bersangkutan beberapa kali untuk diperiksa, namun yang bersangkutan tidak pernah memenuhi panggilan. Oleh karena itu, dilakukan pencekalan terhadap Hendry Lie berdasarkan keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor KEP-043/D/DIP.4/3/2024 yang ditetapkan pada tanggal 28 Maret 2024, dengan masa pencekalan selama 6 bulan, dan penarikan paspor Republik Indonesia atas nama Hendry Lie,” kata Abdul Qohar.
Hendry Lie kini akan menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dengan keterlibatannya dalam kasus korupsi timah, yang melibatkan sejumlah pihak dalam industri pertambangan timah di Indonesia. Kejaksaan Agung berkomitmen untuk menuntaskan penyidikan kasus ini dan membawa para pelaku ke pengadilan.
Dengan penangkapan ini, Kejaksaan Agung menegaskan bahwa tidak ada yang kebal hukum, termasuk tokoh-tokoh penting dalam dunia usaha. Pihak kejaksaan akan terus mengusut tuntas kasus ini, serta mencari pihak-pihak lain yang mungkin terlibat dalam skandal korupsi timah yang merugikan negara.
(N/014)
JAKARTA Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) menetapkan ST, selaku Beneficial Owner PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT
HUKUM DAN KRIMINAL
BINJAI Seorang karyawan Gatot Kaca Gym di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, mengaku kerap menerima caci
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi antara truk tangki tronton Mitsubishi dengan sebuah truk crane yang sedang parkir
NASIONAL
JAKARTA Kemandirian partai politik di Indonesia tengah menghadapi ujian ganda kerentanan terhadap intervensi eksternal dan rapuhnya mek
POLITIK
MEDAN Laga seru antara PSMS Medan melawan PSPS Pekanbaru pada lanjutan Pegadaian Championship Musim 2025/2026 berakhir imbang 11. Gol p
OLAHRAGA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (Ratas) dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih pada Sabtu (28/3/2026). R
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menggelar bazar murah dan hiburan rakyat di kawasan Monumen Nasional (Monas), Sabtu (28/3/2026). Acara
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat keberhasilan penjualan aset rampasan koruptor melalui lelang pada Maret 2026. Total
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat pernyataan mengejutkan sekaligus mengundang tawa saat konferensi Future Inves
INTERNASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Laga sengit tersaji dalam lanjutan Turnamen Ama Ama Sidimpuan Cup 2026 yang mempertemukan Glory 99 FC kontra Putra Mandi
OLAHRAGA