Prabowo Apresiasi Inovasi BRIN, Genteng dan Sepatu dari Limbah Sawit Jadi Sorotan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA — Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai membantah spekulasi publik yang menuding pemerintah berada di balik upaya pembungkaman kritik melalui salah satu pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait penghinaan terhadap presiden.
Pigai menegaskan bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak mungkin menjadi dalang di balik tindakan penindasan terhadap kritik.
Ia meminta publik tidak terjebak pada prasangka tanpa dasar hukum yang jelas.Baca Juga:
"Pemerintah tidak mungkin. Pak Presiden juga sudah menyampaikan bahwa kritik itu boleh. Kita ini negara demokrasi," kata Pigai dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 6 Januari 2026.
Isu tersebut mencuat seiring berkembangnya opini dari kalangan aktivis masyarakat sipil, pengamat, hingga influencer yang menduga adanya keterlibatan aktor negara dalam upaya membungkam kritik publik.
Namun Pigai menilai dugaan tersebut belum disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Alih-alih membiarkan spekulasi berkembang, Pigai mengaku telah meminta aparat kepolisian untuk segera mengusut kasus tersebut dan mengungkap aktor yang bertanggung jawab.
"Saya minta aparat kepolisian untuk memproses dan mencari siapa pelakunya. Hipotesis kita hormati, tetapi kebenarannya harus dibuktikan melalui penyelidikan," ujar Pigai.
Menurut dia, kepastian hukum tidak dapat ditentukan oleh opini di ruang digital. Pigai menegaskan bahwa hanya melalui proses penegakan hukum fakta yang sebenarnya dapat terungkap.
Pigai juga menepis anggapan bahwa Indonesia tengah mengalami kemunduran demokrasi.
Ia mengklaim selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo tidak ada regulasi baru, baik undang-undang, peraturan pemerintah, maupun peraturan menteri, yang membatasi kebebasan berekspresi warga negara.
"Kalau tidak ada regulasi yang mengekang, itu artinya kita mengalami surplus demokrasi, bukan paceklik," kata Pigai.
Ia menambahkan, komitmen terhadap demokrasi dan hak asasi manusia menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong peran Indonesia di tingkat global, termasuk pencalonan sebagai Presiden Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa.*
(di/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai hasil riset dan inovasi yang dipamerkan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menjajal langsung ketahanan genteng komposit hasil inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) saa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) tengah menelusuri dugaan pelanggaran etik terkait komentar bernada tidak berempati yang dilakuk
NASIONAL
JAKARTA Polres Metro Jakarta Selatan terus menyelidiki temuan ratusan senjata di salah satu yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pin
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (7/8/2026). IHSG berada di zona hijau setelah naik
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Mata uang Garuda berada
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Berdasarkan lama
EKONOMI
NIAS UTARA Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara mengapresiasi langkah Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Af
PEMERINTAHAN
JAKARTA Beredarnya makalah yang mengusulkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk nominasi Nobel Perdamaian 2026 dengan mencatut nama P
NASIONAL
JAKARTA Tim 9 Kejaksaan Agung (Kejagung) dijadwalkan memeriksa mantan Jampidsus Febrie Adriansyah (FA) hari ini, Jumat (7/8/2026). Febrie
HUKUM DAN KRIMINAL