Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni mengungkapkan detik-detik penyerangan dan penjarahan rumahnya pada akhir Agustus 2025 saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (13/1/2026).
Ia menilai massa yang menyerang rumahnya bertindak brutal dan tidak terkendali.
"Mereka beringas, Yang Mulia. Seperti orang kehausan dan lapar, Yang Mulia," ujar Sahroni di hadapan majelis hakim.
Baca Juga:
Peristiwa terjadi pada Sabtu, 30 Agustus 2025, sekitar pukul 15.30 WIB.
Saat itu, Sahroni berada di ruang makan bersama beberapa orang ketika sekelompok massa mendatangi kediamannya sambil berteriak menggunakan sepeda motor.
Rombongan pertama hanya melintas di depan rumah.
Namun, sekitar 10 menit kemudian, mereka kembali dengan jumlah lebih banyak dan langsung menyerang.
Massa melempari kaca rumah dengan batu dan berusaha masuk secara paksa. Sahroni memilih menyelamatkan diri ke lantai atas rumah.
"Saya enggak menyangka, Yang Mulia. Ini sejarah baru di Republik kita. Saya tidak korupsi tapi dijarah, Yang Mulia," tegas Sahroni.
Dari penyerangan tersebut, kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 80 miliar, meliputi kerusakan rumah, furnitur, dan kendaraan pribadi.
Peristiwa ini menimbulkan sorotan publik, terutama setelah Sahroni menyampaikan pandangannya terkait desakan pembubaran DPR.
Pengadilan mendengar keterangan ini sebagai bagian dari penyelidikan lanjutan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penjarahan yang menimpa anggota legislatif tersebut.*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.