BNN Dorong Pelarangan Total Vape untuk Cegah Peredaran Narkotika
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN- Polres Asahan, Sumatera Utara, telah berhasil mengungkap dan memusnahkan 38 kilogram sabu hasil sitaan dari lima kasus besar yang terjadi pada bulan September hingga Oktober 2024. Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara direbus dalam tong berisi air mendidih, sebagai bagian dari upaya untuk menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Kapolres Asahan, AKBP Afdhal Junaidi, dalam keterangan persnya pada Kamis (14/11/2024), menjelaskan bahwa sabu yang dimusnahkan berasal dari jaringan peredaran internasional. Para pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menyamarkan barang haram tersebut menggunakan kemasan teh Cina bermerek Guan Yin Yuan. “Barang bukti sabu yang berhasil kita sita ini mencapai kurang lebih 38 kilogram. Selama operasi pada bulan September hingga Oktober, kami berhasil mengungkap lima kasus besar dengan total tujuh tersangka yang berhasil diamankan,” ujar Afdhal.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras tim Polres Asahan yang berupaya memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut. Tim laboratorium forensik (Labfor) Cabang Medan juga dilibatkan untuk menguji keaslian dan kualitas barang bukti sabu tersebut sebelum dilakukan pemusnahan.
Dalam proses pemusnahan yang berlangsung di Mapolres Asahan, hadir sejumlah pejabat kepolisian, tokoh masyarakat, dan instansi terkait untuk menyaksikan kegiatan tersebut. Langkah ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus narkotika, serta untuk memberikan pesan kepada masyarakat bahwa Polres Asahan serius dalam memberantas peredaran narkoba.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Polres Asahan sangat serius dalam memberantas narkoba. Setiap barang bukti yang kami sita akan dimusnahkan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Langkah ini adalah bentuk komitmen kami untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba,” tambah Kapolres.
Para tersangka yang terlibat dalam kasus ini saat ini sedang menjalani proses hukum dan dijerat dengan ancaman pidana berat, yaitu hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati. Pihak kepolisian berharap langkah tegas ini dapat memberikan efek jera kepada para pelaku dan mempersempit ruang gerak sindikat narkotika di wilayah Asahan.
“Polres Asahan akan terus mengawasi dan mempersempit ruang gerak sindikat narkotika. Kami akan terus berupaya agar wilayah ini tetap bebas dari peredaran narkoba,” tutup AKBP Afdhal Junaidi. (JOHANSIRAIT)
BATAM Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap adanya keterkaitan antara kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair dan 1,3 ton ketamin d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bidpropam Polda Sumut) menjatuhkan sanksi terhadap dua anggota pol
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meninjau lokasi ratusan rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem di Kecamatan Medan Johor, Kot
NASIONAL
TOBA Seorang siswa SMA berinisial GM, 17 tahun, tewas tenggelam di Danau Toba, tepatnya di Pantai Biru, Desa Lumban Silintong, Kecamatan
PERISTIWA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jum
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pemutaran film nasional Djamin Setia Selamanya yang mengangkat perjalanan hid
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh pemerintah daerah mempercepat realisasi pembangunan fisik dan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera meminta pemerintah daerah serta kemente
NASIONAL
GAYO LUES Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memperketat evaluasi kinerja Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mempercepat pemanfaa
NASIONAL
PADANG Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kementerian Pekerjaan Umum memperkuat kolaborasi untuk memp
NASIONAL