Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA – Nenek Saudah (67), yang diduga menjadi korban kekerasan saat menolak aktivitas tambang ilegal di Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mendatangi Komisi XIII DPR untuk menyampaikan pengaduannya.
Audiensi berlangsung di ruang rapat Komisi XIII DPR, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/2/2026).
Rapat dengar pendapat ini dihadiri Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya, Wakil Ketua Sugiat Santoso, serta perwakilan pemerintah seperti Dirjen Pelayanan dan Kepatutan Kementerian HAM, pimpinan LPSK, Ketua Komnas HAM Anis Hidayah, dan Ketua Komnas Perempuan Maria Ulfah Anshor.Baca Juga:
Saudah didampingi keluarga dan kuasa hukum.
"Saya sebagai korban berterima kasih atas kepedulian kalian semua. Tiada ku sangka begini atas kejadian ini yang akan sampai aku ke sini," ujar Saudah di hadapan anggota DPR.
Hasil audiensi menegaskan sejumlah tuntutan, antara lain:
1. Pengusutan tuntas dugaan pidana dan pelanggaran HAM yang dialami Saudah oleh pemilik dan pekerja tambang ilegal.
2. Penertiban tambang ilegal yang beroperasi di Kecamatan Rao sesuai Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara serta UU No 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
3. Pengawasan pemulihan hak korban oleh Kementerian HAM, LPSK, Komnas HAM, dan Komnas Perempuan untuk memastikan keadilan hukum dan pemulihan komprehensif bagi Saudah.
Komisi XIII DPR menekankan pentingnya koordinasi aparat penegak hukum dan lembaga terkait agar kasus ini tidak berlarut dan hak-hak korban benar-benar terlindungi.
"Komisi XIII DPR mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penertiban ilegal dan pengusutan secara tuntas terhadap semua pihak yang terlibat demi keadilan dan kepastian hukum bagi korban," bunyi salah satu kesimpulan rapat.
Kasus ini menjadi sorotan nasional karena menegaskan ketegangan antara masyarakat lokal dan praktik tambang ilegal yang berpotensi merugikan warga sekaligus merusak lingkungan.*
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN