JAKARTA – Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan Risqi mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di kawasan Srengseng, Jakarta Barat.
Kejadian bermula saat Hasan menerima orderan seorang penumpang bernama Nur pada Rabu (4/2/2026) pukul 20.15 WIB.
Menurut pengakuan Hasan melalui akun Instagramnya, masalah muncul ketika penumpang salah memasukkan titik tujuan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, "Benar, Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan/pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat."
Meski demikian, pihak kepolisian masih menelusuri identitas pelaku untuk memastikan apakah benar merupakan anggota Paspampres.
Kanit Reskrim Polres Kembangan AKP Rahmat menegaskan, "Informasi dari korban memang menyebut pelaku Paspampres, namun saat ini kami masih mendalami identitas pastinya. Kami butuh waktu untuk penyelidikan lebih lanjut."
Hingga berita ini diturunkan, Hasan telah menunjukkan bukti foto luka akibat dugaan penganiayaan. Polisi masih memproses laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.*