BREAKING NEWS
Minggu, 15 Februari 2026

Driver Ojol Mengaku Dianiaya Oknum Paspampres, Polres Kembangan Masih Selidiki

Dharma - Senin, 09 Februari 2026 14:46 WIB
Driver Ojol Mengaku Dianiaya Oknum Paspampres, Polres Kembangan Masih Selidiki
Seorang pengemudi ojol mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum Pasukan Paspampres di kawasan Srengseng, Jakarta Barat. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Hasan Risqi mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di kawasan Srengseng, Jakarta Barat.

Kejadian bermula saat Hasan menerima orderan seorang penumpang bernama Nur pada Rabu (4/2/2026) pukul 20.15 WIB.

Menurut pengakuan Hasan melalui akun Instagramnya, masalah muncul ketika penumpang salah memasukkan titik tujuan.

Baca Juga:

"Penumpang tidak tahu jalan menuju lokasi tujuan karena dia hanya disuruh ke rumah pelaku," ungkap Hasan.

Meski sempat cek-cok dengan anak pelaku, Hasan tetap mengantarkan penumpang ke alamat yang dimaksud.

Setibanya di lokasi, Hasan mengaku diserang oleh ayah penumpang yang diduga merupakan anggota Paspampres.

"Bapaknya datang bawa besi dan pukul kepala saya sekali. Beruntung langsung dilerai warga dan Ketua RT," kata Hasan.

Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembangan pada Sabtu (7/2/2026).

Namun, menurut Hasan, polisi sempat menyatakan bahwa pelaku merupakan anggota Paspampres sehingga proses hukum kemungkinan akan sulit.

Polda Metro Jaya membenarkan laporan masuk terkait dugaan penganiayaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan, "Benar, Polsek Kembangan telah menerima laporan dugaan penganiayaan/pengeroyokan terhadap pengemudi ojek daring di wilayah Kembangan, Jakarta Barat."

Meski demikian, pihak kepolisian masih menelusuri identitas pelaku untuk memastikan apakah benar merupakan anggota Paspampres.

Kanit Reskrim Polres Kembangan AKP Rahmat menegaskan, "Informasi dari korban memang menyebut pelaku Paspampres, namun saat ini kami masih mendalami identitas pastinya. Kami butuh waktu untuk penyelidikan lebih lanjut."

Hingga berita ini diturunkan, Hasan telah menunjukkan bukti foto luka akibat dugaan penganiayaan. Polisi masih memproses laporan dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.*


(tb/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Buru Tiga DPO Kasus Penganiayaan Dua Terduga Pencuri
Polrestabes Medan Kejar 3 DPO Penganiayaan yang Minta Uang Rp 250 juta ke Pelaku Pencurian
Penganiayaan Pelaku Pencurian di Medan Ternyata Disaksikan Polisi, Internal Check Menanti
Polrestabes Medan Ungkap Kronologi Penganiayaan Dua Pelaku Pencurian Handphone di Hotel Crystal, 5 Tersangka Terlibat
Rekonstruksi Dugaan Penganiayaan di Tanjung Karang Timur Ungkap Dua Adegan Pemukulan antara Korban dan Tersangka
Viral! Dugaan Rekayasa BAP Penganiayaan di Polsek Cilandak, Polda Metro Jaya Klarifikasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru