BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Jokowi Buka Suara Soal Peluang Memaafkan Roy Suryo Cs: “Urusan Pribadi”

Adelia Syafitri - Sabtu, 14 Februari 2026 09:14 WIB
Jokowi Buka Suara Soal Peluang Memaafkan Roy Suryo Cs: “Urusan Pribadi”
Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), seusai menonton pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Kota Solo, Jumat (13/2/2026) sore. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLO – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, menegaskan bahwa peluang memaafkan tiga tersangka kasus dugaan ijazah palsu, Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifa Fauzia, sepenuhnya menjadi ranah pribadi dan tidak memengaruhi jalannya proses hukum.

Dalam pernyataannya di Solo, Jokowi menyampaikan, "Kalau maaf itu urusan pribadi lah. Saya kira nggak ada masalah."

Ia menegaskan, pemberian maaf tidak akan menghentikan proses hukum yang tengah berjalan.

Baca Juga:

Ketika ditanya kemungkinan menerima kedatangan Roy Suryo cs di kediamannya, seperti yang dilakukan Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis sebelumnya, Jokowi hanya tersenyum dan enggan memberikan jawaban pasti.

Kuasa hukum Roy Suryo cs, Refly Harun, sebelumnya menyebut adanya perbedaan salinan fotokopi ijazah Jokowi yang dikeluarkan oleh Bareskrim Polri dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Perbedaan ini menjadi salah satu fokus sengketa dalam kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Meski sempat menyinggung restorative justice (RJ) dalam kasus Eggy Sudjana dan Damai Hari Lubis, Jokowi menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan untuk Roy Suryo cs.

Ia menekankan, "Kan misal, ya tetap (hukum berjalan). Kemarin kan diperiksa lagi, ada pemeriksaan tambahan."

Sementara itu, Ketua Umum Kami Jokowi, Razman Nasution, sebelumnya menyebut bahwa Presiden menutup pintu restorative justice bagi Roy Suryo cs, sehingga penyelesaian kasus tetap mengikuti prosedur hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut figur publik dan prosedur hukum terkait pencemaran nama baik.

Pihak kepolisian hingga kini terus mendalami bukti terkait ijazah dan status tersangka para pihak.*


Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eks Kapolres Bima Kota Ditetapkan Tersangka Kasus Narkoba, Sekoper Berisi Sabu dan Ekstasi!
Kasrem 043/Gatam Dorong Prajurit TNI Lebih Disiplin dan Taat Hukum, Operasi Gaktib dan Yustisi Jadi Momentum Peningkatan Profesionalisme
Menkum: KUHP dan KUHAP Baru Jadi Instrumen Strategis Perkuat Kedaulatan Pangan dan Energi
Terduga Pencuri di Medan Santai Merokok Bersama Penyidik Saat Prarekonstruksi, Kapolrestabes Medan Pastikan Propam Dalami
Kanwil Kemenkum Bali Tegaskan: Royalti dan Paten Bukan Beban, UMK Bisa Untung Besar dari Kekayaan Intelektual
Roy Suryo Heran, Jokowi Masih Diperiksa Padahal Berkas Sudah Dilimpahkan, Ada Apa dengan Proses Hukum?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru