BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Aparat Terus Kejar Kelompok Bersenjata Lainnya

Adam - Senin, 16 Februari 2026 14:34 WIB
Polisi Tangkap Empat Terduga Pelaku Penembakan Pesawat Smart Air di Papua, Aparat Terus Kejar Kelompok Bersenjata Lainnya
Olah TKP penembakan pesawat Smart Air PK SNR di Bandara Korowai Batu Danowage, Boven Digoel, Papua Selatan.(Foto: Dok. Satgas Ops Damai Cartenz )
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA Aparat gabungan dalam Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap empat terduga pelaku penembakan terhadap pesawat perintis Smart Air di Bandara Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan.

Penangkapan dilakukan dalam dua hari terakhir dan menjadi bagian dari upaya penegakan hukum menyeluruh terhadap kelompok bersenjata yang aktif di wilayah tersebut.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa dua dari empat pelaku yang ditangkap telah terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan sebelumnya.

Baca Juga:

"Dua orang telah diidentifikasi sebagai GW dan EH, sementara dua lainnya masih dalam pendalaman pemeriksaan," ujar Yusuf, Senin (16/2/2026).

Yusuf menegaskan bahwa setiap tindakan aparat berdasarkan bukti dan keterangan saksi. "Klaim bahwa mereka warga sipil biasa adalah narasi yang tidak berdasar. Korban dari aksi ini justru masyarakat sipil," tegasnya.

Kronologi dan Dampak Penembakan

Insiden penembakan terjadi pada 11 Februari 2026 saat pesawat Smart Air mendarat di bandara kecil Korowai.

Sekitar 20 orang diduga terlibat, membawa senjata api laras panjang serta senjata tajam seperti tombak, panah, dan parang.

Dua pilot tewas, sementara seluruh penumpang selamat. Aparat masih memburu sisa pelaku yang tersebar di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Wakil Kepala Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menekankan pengamanan bandara dan fasilitas publik menjadi prioritas.

"Kami tingkatkan patroli dan koordinasi lintas satuan agar ruang gerak kelompok bersenjata semakin terbatas," ujarnya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa aparat kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan menargetkan penyelesaian kasus secara tuntas. "Peristiwa ini harus ditindak tegas dan pelaku harus diproses sesuai hukum," kata Sigit.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru