Ratusan Mahasiswa Geruduk Mabes Polri, Tuntut Copot Kapolri dan Reformasi Menyeluruh
JAKARTA Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Keb
NASIONAL
JAKARTA – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap buronan kasus narkotika, Erwin Bin Iskandar alias Koh Erwin, saat diduga hendak melarikan diri ke Malaysia melalui jalur ilegal.
Dalam penangkapan itu, polisi menyita uang tunai rupiah dan ringgit Malaysia.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan, dari tangan tersangka disita uang tunai Rp4,8 juta dan 20 ribu ringgit Malaysia.Baca Juga:
Selain itu, penyidik turut mengamankan satu unit jam tangan merek TAG Heuer dan satu telepon seluler Samsung.
"Barang bukti berupa uang tunai Rp 4.800.000, uang tunai RM 20.000, satu unit jam tangan, dan satu unit ponsel," kata Eko dalam keterangan tertulis, Jumat, 27 Februari 2026.
Menurut Eko, penangkapan bermula dari penyelidikan tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim bersama Satgas NIC yang memantau pihak-pihak yang diduga membantu pelarian Koh Erwin.
Pengembangan mengarah pada seorang fasilitator penyeberangan bernama Rusdianto alias Kumis.
Kumis, kata Eko, diduga dihubungi seseorang yang dikenal dengan sebutan "The Docter" untuk menyiapkan kapal penyeberangan menuju Malaysia.
Berdasarkan hasil pemantauan, Erwin disebut telah mendekati wilayah perairan Malaysia dan hampir keluar dari yurisdiksi hukum Indonesia.
Tim kemudian melakukan penindakan sebelum tersangka memasuki wilayah hukum Malaysia. Saat diamankan, Erwin tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Nama Koh Erwin sebelumnya disebut dalam perkara dugaan aliran dana dan narkotika yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.
Penyidik menyatakan akan terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk menelusuri pihak-pihak yang membantu proses pelarian.*
(oz/dh)
JAKARTA Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Keb
NASIONAL
JAKARTA Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa guru di Indonesia tetap menjadi perhatian pemerintah pusat, termasuk gu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Padangsidimpuan kembali menjadi sorotan publik setelah ditemukan roti berjamur yan
KESEHATAN
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mencatat sebanyak 4.882 Warga Negara Indonesia (WNI) di Kamboja telah meminta bantuan kepulangan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah Indonesia menyerukan deeskalasi dan penyelesaian damai menyusul meningkatnya ketegangan militer antara Pakistan dan A
INTERNASIONAL
JAKARTA Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan Badan Gizi Nasional (BGN) tak hanya memastikan gizi anak Indonesia terpenuhi,
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyatakan dukungannya terhadap program Komando Cadangan (Komcad
PEMERINTAHAN
PEKANBARU Kasus kekerasan di kampus kembali mencuat. Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, Faradilla Ayu Pramesti
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jen
HUKUM DAN KRIMINAL