BREAKING NEWS
Sabtu, 28 Februari 2026

Bareskrim Kejar DPO Bandar Narkoba Utama “Boy”, Pengembangan Kasus Eks Kapolres Bima Kota

Dharma - Sabtu, 28 Februari 2026 12:35 WIB
Bareskrim Kejar DPO Bandar Narkoba Utama “Boy”, Pengembangan Kasus Eks Kapolres Bima Kota
Koh Erwin, telah diamankan di Bareskrim Polri. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Bareskrim Polri masih memburu seorang bandar narkoba berinisial Boy yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pengejaran ini merupakan pengembangan kasus yang menyeret mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, membenarkan bahwa pihaknya tengah mengejar sosok yang diduga sebagai pemasok utama narkotika di wilayah Bima Kota, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga:

"Iya, lagi kami kejar. Boy namanya," kata Eko kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).

Nama Boy mencuat setelah penangkapan Erwin Iskandar alias Koh Erwin, yang diduga memiliki hubungan dengan jaringan peredaran narkoba yang melibatkan sejumlah oknum aparat.

Dari hasil penyidikan, Boy disebut memiliki peran serupa sebagai bandar utama yang menyuplai narkotika ke jaringan pengedar di Bima Kota.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Roman Elhaj, mengatakan barang dari Boy diduga diedarkan melalui jaringan yang dibekingi Didik bersama anak buahnya, termasuk Malaungi.

Namun, identitas asli Boy hingga kini belum terungkap. Penyidik menduga nama tersebut hanya alias.

"Kendalanya tentu ada pada identitas aslinya yang harus kami temukan," ujar Roman. Keterangan dari Malaungi disebut belum mampu mengungkap identitas lengkap bandar tersebut.

Sebelumnya, Koh Erwin ditangkap saat diduga hendak melarikan diri ke Malaysia melalui Tanjung Balai, Sumatera Utara, pada Kamis (26/2/2026).

Ia kini telah diamankan di Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Selain Koh Erwin, penyidik juga menetapkan sejumlah tersangka lain, termasuk oknum anggota kepolisian dan warga sipil yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PSI Tolak Gugatan Larangan Anak Presiden-Wapres Ikut Pilpres: Diskriminatif!
Polres Batu Bara Tangani Dugaan Mark Up Pengadaan 141 Pojok Baca Digital yang Viral
PBB: Dunia Semakin Berbahaya, Serangan terhadap Warga Sipil Meningkat
Kapolres Binjai Cek Kesiapan Kendaraan Jelang Operasi Ketupat Toba 2026, Tegaskan Polri Harus Hadir dan Dicintai Masyarakat
Kinerja Bawaslu Kota Binjai Dapat Apresiasi Praktisi Hukum, Mediasi Jadi Fokus Utama
SPBU di Deli Serdang Jadi Sarang Narkoba, Polisi Tangkap Pelaku Saat Transaksi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru