Ade Armando dan Abu Janda Buka Suara Usai Dilaporkan soal Video Jusuf Kalla
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan manipulasi harga saham dan Initial Public Offering (IPO) PT Berkah Beton Sadaya (BEBS) yang melibatkan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia (MASI).
Direktur Eksekutif Penyidik Sektor Jasa Keuangan OJK, Irjen Daniel Bolly Hyronimus, mengatakan kasus ini terjadi pada periode 2020–2022.
"Tersangka yang sudah kami naikkan statusnya ada dua, yaitu Saudara ASS dan MWK. ASS merupakan Beneficial Owner BEBS, sedangkan MWK adalah mantan Direktur Investment Banking PT MASI," ujar Daniel kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).Baca Juga:
Keduanya diduga melakukan aksi insider trading, manipulasi IPO, serta transaksi semu saham yang melibatkan tujuh perusahaan dan 58 entitas perorangan nominee.
Rangkaian transaksi ini diduga mendorong harga saham BEBS melonjak hingga 7.150 persen di pasar reguler, sehingga merugikan investor lain.
Daniel menjelaskan, modus yang digunakan termasuk tidak melaporkannya afiliasi penerima fixed allotment pada IPO dan penyampaian laporan penggunaan dana IPO yang tidak sesuai kondisi nyata.
"Perbuatan ini jelas memperdaya investor dan melanggar Pasal 104 juncto Pasal 90 subsidair Pasal 107 UU Pasar Modal," tambahnya.
Penggeledahan kantor MASI sebelumnya dilakukan oleh OJK bersama Polri di Gedung Treasury Tower, SCBD, Jakarta Selatan.
Belasan penyidik terlihat membawa sejumlah boks berisi dokumen dan flashdisk yang diduga menjadi barang bukti.
"Penegakan hukum ini konsisten dilakukan untuk menjaga integritas sektor jasa keuangan, melindungi investor, dan memastikan kepercayaan terhadap sistem keuangan nasional tetap terjaga," ujar M. Ismail Riyadi, Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan, dan Komunikasi OJK.
OJK juga telah memeriksa 25 orang saksi dari PT MASI, PT BEBS, pihak perbankan, nominee, dan pihak terkait lainnya, serta berkoordinasi dengan Pengadilan Negeri dan Bareskrim Polri dalam proses penyidikan.
Kasus ini menjadi perhatian karena saham BEBS sebelumnya mengalami lonjakan luar biasa yang tidak sejalan dengan fundamental perusahaan, menimbulkan risiko signifikan bagi pasar modal Indonesia.*
JAKARTA Pengamat politik Ade Armando dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda merespons laporan terhadap keduanya ke Polda M
POLITIK
MEDAN Program Gebyar Pajak Sumatera Utara 2026 mulai menunjukkan dampak positif terhadap penerimaan daerah. Pendapatan dari pajak kendar
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyambut kehadiran Rumah Sakit Awal Bros yang akan beroperasi di kota tersebut. Kehadiran fasilitas kesehat
KESEHATAN
BINJAI Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Langkat, Abdul Rasyidin Pane, menggelar acara syukuran bertambahnya usia di kediamannya di Kota
POLITIK
BATU BARA Kesabaran masyarakat Kabupaten Batu Bara tampaknya sudah di ujung batas. Kinerja Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) d
EKONOMI
TARAKAN PT Pertamina EP melalui Tarakan Field menggelar sosialisasi dan edukasi penanggulangan kebakaran bagi masyarakat di Kota Tarakan
NASIONAL
MEDAN Kelompok Tani Plasma Tunas Malela Simalungun Jaya menggugat Bupati Simalungun ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan terkait p
HUKUM DAN KRIMINAL
MIMIKA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti minimnya penerangan di ruang kelas saat meninjau Sentra Pendidikan di Kabupaten Mim
NASIONAL
JAKARTA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan UndangUndang tentang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menj
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 RI, Jusuf Kalla (JK), menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh agama serta pelaku sejar
NASIONAL