Menjelang Idul Fitri, Bulog Sumut Pastikan Penyaluran Bantuan Pangan ke Masyarakat Tetap Lancar
MEDAN Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum Bulog Sumatera Utara memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk masya
EKONOMI
MEDAN — Polisi akhirnya mengungkapkan motif di balik tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh Syawal Ardiansyah Nasution (22), yang menghabisi nyawa Rahmadani Siagian.
Berdasarkan keterangan resmi dari Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak, terdapat dua motif utama yang mendorong tersangka untuk melakukan perbuatan keji tersebut, yakni sakit hati dan obsesi seksual yang menyimpang.
Kombes Calvijn mengungkapkan bahwa motif pertama yang memicu aksi pembunuhan ini adalah rasa sakit hati yang dialami tersangka setelah korban menolak ajakan untuk melakukan hubungan intim yang tidak wajar.Baca Juga:
Tersangka dilaporkan merasa terhina dan marah ketika ajakan tersebut ditolak, yang kemudian berujung pada perbuatannya yang mengarah pada tindak kekerasan.
"Sakit hati itu menjadi pemicu pertama, di mana tersangka merasa ditolak oleh korban yang tidak memenuhi permintaan seksual yang tidak wajar," jelas Kombes Calvijn.
Motif kedua yang terungkap adalah keinginan tersangka untuk mengambil barang milik korban.
Syawal Ardiansyah berniat menjual barang-barang korban sebagai cara untuk menghilangkan barang bukti.
Setelah membunuh, ia membalikkan kasur yang terdapat bercak darah untuk menutupi jejak-jejak yang bisa mengarah padanya.
"Selain itu, tersangka juga berusaha menghilangkan jejak dengan membalikkan kasur yang tercemar darah," tambahnya.
Selain sakit hati dan upaya menghilangkan barang bukti, polisi juga menemukan adanya faktor obsesi seksual yang mempengaruhi tindakan tersangka.
Berdasarkan penyelidikan, Syawal diketahui sering mengakses konten pornografi yang mengandung praktik seksual tidak wajar melalui aplikasi tertentu.
Obsesi ini diyakini turut mendorong tersangka untuk melakukan kekerasan terhadap korban.
"Tersangka sering menonton video pornografi yang menampilkan praktik seksual tidak wajar, dan hal ini sepertinya berperan dalam mendorong aksinya," ujar Calvijn.
Selain Syawal, polisi juga menangkap tersangka kedua, yakni Sofwan Habib Rangkuti.
Sofwan mengaku membantu Syawal dalam menjalankan aksi keji ini karena desakan tersangka utama dan janji uang.
Sofwan dijanjikan biaya hidup selama sebulan sebagai imbalan atas bantuannya.
"Tersangka kedua mengaku bahwa ia dijanjikan uang untuk kebutuhan hidupnya, terutama biaya kos-kosannya," ungkap Kapolrestabes Medan.
Penemuan jasad korban di Gang Seroja, Jalan Menteng VII, Medan Denai pada 10 Maret 2026 lalu, memicu penyelidikan polisi.
Tak lama setelah itu, kedua tersangka ditangkap di lokasi yang tidak jauh dari tempat penemuan mayat, yaitu di sebuah hotel Oyo di sekitar kawasan tersebut.*
(mi/ad)
MEDAN Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Perum Bulog Sumatera Utara memastikan penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) untuk masya
EKONOMI
JAKARTA Polda Metro Jaya mengungkap identitas dua pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, yang ter
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pusat Polisi Militer TNI (Puspom) menahan empat anggota TNI yang diduga melakukan penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi u
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menjelang puncak arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan
EKONOMI
DENPASAR, BALI Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polda Bali meluncurkan program Mudik Gratis Presisi Tahun 2026 di Terminal U
NASIONAL
DENPASAR, BALI Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948, Polda Bali menurunkan 965 personel untuk memback up Polresta Denpasar dalam me
NASIONAL
MEDAN Sebuah video yang menarasikan seorang wanita tengah diduga menjual narkoba jenis sabusabu di pinggir jalan viral di media sosial,
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), bertemu dengan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi,
INTERNASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan lonjakan harga minyak dunia hingga menembus USD100 per bare
EKONOMI
MEDAN Guna mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan daerah, Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., menghadiri b
PEMERINTAHAN