AHY Pastikan Sekolah Rakyat di Medan Siap Beroperasi Pertengahan Juli 2026
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
JAKARTA – Pemerintah menuntut investigasi cepat, transparan, dan komprehensif atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon.
Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago dalam keterangannya pada Rabu (1/4).
"Pemerintah juga menuntut penyelidikan PBB yang cepat, transparan, dan komprehensif, serta menegaskan bahwa pelaku harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum tanpa adanya kekebalan," ujar Djamari.Baca Juga:
Djamari menegaskan serangan berulang terhadap personel Indonesia merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan mencerminkan rendahnya komitmen pihak bertikai terhadap keselamatan pasukan perdamaian.
Pemerintah mendorong Dewan Keamanan PBB untuk bersatu dan bertindak tegas dalam menindaklanjuti hasil penyelidikan.
Sejalan dengan itu, Kemenko Polkam, sebagai Pengarah Tim Koordinasi Misi Pemeliharaan Perdamaian (TKMPP), memperkuat koordinasi lintas kementerian, termasuk dengan Kementerian Pertahanan, TNI, dan Kementerian Luar Negeri.
Fokusnya adalah memastikan keselamatan personel di wilayah penugasan dan meninjau ulang protokol keamanan sesuai situasi konflik di Lebanon selatan.
Kronologi Insiden
Insiden menelan tiga nyawa prajurit TNI terjadi dalam dua lokasi berbeda:
1. UNIFIL, Adchit Al Qusayr – Minggu (29/3), Prajurit Kepala (Praka) Farizal Rhomadhon gugur, sementara dua prajurit lain mengalami luka-luka.
2. Bani Hayyan – Senin (30/3), dua pasukan perdamaian gugur akibat ledakan kendaraan yang kemudian diketahui berasal dari ranjau.
Kedua serangan menimbulkan keprihatinan serius atas keselamatan personel Indonesia yang bertugas di misi perdamaian.
Pemerintah menekankan perlunya evaluasi protokol keamanan dan langkah preventif agar tragedi serupa tidak terulang.*
(kp/ad)
MEDAN Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 di Jalan Flamboyan Raya II, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota M
PENDIDIKAN
LANGKAT Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria memikul mesin outdoor AC sambil berjalan kaki sejauh sekitar dua kilometer viral d
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menjajaki kerja sama strategis dengan PT Rumah Tani Nusantara (RTN) guna memp
EKONOMI
JAKARTA Rencana pelibatan sekitar 1.000 taruna Akademi Militer (Akmil) dalam masa orientasi Program Sekolah Rakyat mendapat perhatian da
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengaku telah mengembalikan sebuah amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono, meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan di Papua secara terukur menyu
NASIONAL
JAKARTA Praktisi agraria sekaligus mantan pejabat senior Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dr. Bud
NASIONAL
KEPULAUAN SERIBU PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan melakukan rehab
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh menerima penyampaian pendapat di muka umum yang dilakukan Yayasan Lembaga Bantuan HukumKeadilan Indonesia (YLBH
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembang
PENDIDIKAN