BREAKING NEWS
Minggu, 14 Juni 2026

Tolak Beri Uang Rp500 Ribu, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman Kampung

Nurul - Minggu, 05 April 2026 13:52 WIB
Tolak Beri Uang Rp500 Ribu, Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman Kampung
Pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan, Sabtu malam, 4 April 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PURWAKARTA – Seorang pria bernama Dadang, pemilik hajatan di Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, tewas setelah menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok pemuda yang diduga melakukan pemalakan, Sabtu malam, 4 April 2026.

Peristiwa bermula saat sekelompok orang mendatangi lokasi resepsi pernikahan dan meminta uang kepada pihak keluarga.

Permintaan pertama sebesar Rp100 ribu dipenuhi oleh keluarga korban.

Baca Juga:

Namun, sekitar satu jam kemudian, kelompok yang sama kembali datang dan meminta uang dengan jumlah lebih besar, yakni Rp500 ribu.

Kali ini, korban menolak permintaan tersebut.

Penolakan itu memicu keributan di lokasi acara. Korban kemudian keluar dari area tenda resepsi sebelum akhirnya dikeroyok oleh sejumlah pelaku di luar lokasi.

Adik korban, Wahyudin, mengatakan kakaknya sempat dianiaya oleh tiga orang, sementara dirinya juga menjadi sasaran pengeroyokan oleh kelompok yang lebih besar.

"Setelah tidak dikasih, terjadi keributan. Kakak saya dikeroyok tiga orang, saya juga sempat dikeroyok sekitar delapan orang," ujar Wahyudin di Mapolres Purwakarta.

Dalam insiden tersebut, korban diduga dipukul menggunakan bambu yang mengenai bagian kepala.

Dadang sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, namun nyawanya tidak tertolong.

Kepolisian Resor Purwakarta menyatakan telah mengidentifikasi para pelaku dan saat ini masih melakukan pengejaran.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta, Ajun Komisaris Polisi Uyun Saeful Uyun, mengatakan penyidik tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga sekitar.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pengeroyokan di Pasar Sukaramai: Koordinator Jukir Babak Belur Dikeroyok Preman
Gubernur Aceh Kecam Keras Pengeroyokan Warga Langsa di Polda Metro Jaya: Kantor Polisi Tempat Berlindung, Tapi Kenapa Hal Ini Terjadi?
PJS Babel Desak Polresta Pangkalpinang Usut Tuntas Kasus Perusakan Kantor PWI: Ancaman Nyata Kebebasan Pers
Habiburokhman: Perbedaan Pendapat Tak Boleh Direspons dengan Premanisme
Tabrakan Beruntun 10 Kendaraan di Tol Cipularang, 2 Tewas dan 4 Luka Berat
Diduga Curi Sawit, Mantan TNI Tewas Dikeroyok Petugas Keamanan Perkebunan di Deli Serdang
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru