Bebas dari Kasus Korupsi MFF, DPRD Minta Erwin Saleh Kembali Jadi Pejabat Pemko Medan
MEDAN Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, meminta Wali Kota Medan Rico Waas segera mengembalikan hak kepegawaian Erwin
NASIONAL
JAKARTA - Pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam alias Haji Her, selesai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/4/2026).
Ia mengaku tidak mengenal para tersangka dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Haji Her diperiksa selama lebih dari tiga jam, sejak pukul 12.58 WIB hingga sekitar pukul 16.35 WIB.Baca Juga:
"Kita ditanya kenal nggak dengan orang-orang itu, ditanya kenalan saya. Ya saya jawab, saya tidak kenal. Ya seputar itu sih," ujar Haji Her kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.
Ia menyebut jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik tidak banyak. Selain itu, penyidik juga sempat menanyakan terkait tempat dirinya menginap selama berada di Jakarta.
"Terus ditanya nginap di mana? Nginap di Grand Hyatt. Wah, hotel mahal itu? Iya, saya kan banyak uang," katanya.
Haji Her juga menjelaskan soal ketidakhadirannya pada panggilan sebelumnya. Ia mengaku baru menerima surat panggilan setelah kembali dari luar kota.
"Jadi kita terima tanggal empat, sedangkan undangannya tanggal satu. Jadi kita tidak mangkir, malah sekarang datang ke sini, saya inisiatif sendiri," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut Haji Her sempat tidak memenuhi panggilan penyidik. "Memang benar sudah ada panggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir," kata Setyo beberapa waktu lalu.
Dalam kasus ini, KPK tengah mengusut dugaan suap terkait pengaturan jalur importasi barang di lingkungan DJBC Kementerian Keuangan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap adanya kesepakatan antara sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta untuk mengatur jalur pemeriksaan barang impor.
Diketahui, terdapat dua jalur utama dalam pengawasan barang impor, yakni jalur hijau tanpa pemeriksaan fisik dan jalur merah dengan pemeriksaan ketat.
MEDAN Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Muslim Harahap, meminta Wali Kota Medan Rico Waas segera mengembalikan hak kepegawaian Erwin
NASIONAL
MEDAN Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdik Sumut) meminta sekolah dan cabang dinas memperketat pengawasan terhadap aktivitas siswa. K
PENDIDIKAN
JAKARTA Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Kamis, 27 Agustus 2026, bergerak beragam. Sejumlah komoditas mengalami kenaikan,
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis, 27 Ag
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Sentimen dari ril
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026. Penguatan indeks ditopang oleh kenaik
EKONOMI
JAKARTA Empat kelompok masyarakat dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agust
PERISTIWA
NAGEKEO Bupati Nagekeo Simplisius Donatus mengungkapkan adanya dampak sosial dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wila
NASIONAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago mengungkapkan polisi telah memeriksa dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat aturan operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu
NASIONAL