Sentuhan Humanis di Pidie! 500 Warga Antusias Serbu Bakti Kesehatan dan Terima Kursi Roda dari Polri
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JAKARTA - Pengusaha tembakau asal Madura, Khairul Umam alias Haji Her, selesai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (9/4/2026).
Ia mengaku tidak mengenal para tersangka dalam kasus dugaan suap importasi barang di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Haji Her diperiksa selama lebih dari tiga jam, sejak pukul 12.58 WIB hingga sekitar pukul 16.35 WIB.Baca Juga:
"Kita ditanya kenal nggak dengan orang-orang itu, ditanya kenalan saya. Ya saya jawab, saya tidak kenal. Ya seputar itu sih," ujar Haji Her kepada wartawan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta.
Ia menyebut jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik tidak banyak. Selain itu, penyidik juga sempat menanyakan terkait tempat dirinya menginap selama berada di Jakarta.
"Terus ditanya nginap di mana? Nginap di Grand Hyatt. Wah, hotel mahal itu? Iya, saya kan banyak uang," katanya.
Haji Her juga menjelaskan soal ketidakhadirannya pada panggilan sebelumnya. Ia mengaku baru menerima surat panggilan setelah kembali dari luar kota.
"Jadi kita terima tanggal empat, sedangkan undangannya tanggal satu. Jadi kita tidak mangkir, malah sekarang datang ke sini, saya inisiatif sendiri," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut Haji Her sempat tidak memenuhi panggilan penyidik. "Memang benar sudah ada panggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir," kata Setyo beberapa waktu lalu.
Dalam kasus ini, KPK tengah mengusut dugaan suap terkait pengaturan jalur importasi barang di lingkungan DJBC Kementerian Keuangan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap adanya kesepakatan antara sejumlah pejabat Bea Cukai dan pihak swasta untuk mengatur jalur pemeriksaan barang impor.
Diketahui, terdapat dua jalur utama dalam pengawasan barang impor, yakni jalur hijau tanpa pemeriksaan fisik dan jalur merah dengan pemeriksaan ketat.
SIGLI Sekitar 500 warga mengikuti kegiatan bakti kesehatan yang digelar Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri di Lapangan Bola
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mengalami kebangkitan besar dalam beberapa tahun mendatang. Namun, Prabowo men
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedu
NASIONAL
JAKARTA Tembakan gas air mata kembali dilepaskan ke arah kerumunan massa di kawasan Jalan Gatot Subroto dan Jalan Pejompongan Raya, Jakart
PERISTIWA
LANGKAT Tim futsal putri SMK Negeri 2 Binjai berhasil meraih juara 2 dalam turnamen Piala RA CUP yang digelar di Gedung Olahraga Langkat.
OLAHRAGA
JAKARTA Anas Urbaningrum menilai perdebatan mengenai pernyataan Budi Arie di hadapan Presiden Joko Widodo soal kemungkinan perubahan sebel
POLITIK
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan kesediaannya menjadi Orang Tua Asuh bagi para nazir wakaf di
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ha
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA