Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA –Kejaksaan Agung Republik Indonesia telah menetapkan mantan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono, sebagai tersangka dalam kasus korupsi pembangunan jalur kereta api Besitang-Langsa. Penangkapan yang dilakukan pada Minggu, 3 November 2024, ini merupakan hasil dari pengembangan penyidikan yang telah berlangsung sejak tahun lalu.
Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Abdul Qohar, Prasetyo telah dipanggil berkali-kali untuk memberikan keterangan sebagai saksi, namun tidak memenuhi panggilan tersebut hingga akhirnya ditangkap di sebuah hotel di Sumedang, Jawa Barat. “Terkait perkara ini, yang bersangkutan sudah beberapa kali dipanggil secara patut sebagai saksi, namun tidak mengindahkan. Oleh karenanya, kami melakukan penangkapan,” ujar Qohar dalam jumpa pers.
Prasetyo ditangkap dan kemudian menjalani pemeriksaan selama tiga jam di Kejagung. Setelah pemeriksaan, statusnya ditingkatkan menjadi tersangka dan ia langsung ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Dalam kesempatan itu, Prasetyo terlihat mengenakan rompi tahanan dan menggunakan alat bantu tongkat saat keluar dari gedung.
Kronologi KasusKasus ini bermula dari proyek pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera Railways yang berlangsung antara tahun 2017 hingga 2023, dengan anggaran mencapai Rp 1,3 triliun. Proyek tersebut dikelola oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Medan, dan salah satu jalurnya adalah Besitang-Langsa yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.
Dalam proses pembangunan, Prasetyo diduga meminta Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk memecah pekerjaan konstruksi menjadi 11 paket, serta memenangkan delapan perusahaan dalam proses lelang. Hal ini dinilai sebagai rekayasa dalam proses pemenangan tender, termasuk tidak dilengkapinya dokumen teknis yang seharusnya disetujui oleh pejabat terkait.
Dari investigasi yang dilakukan, ditemukan bahwa pembangunan jalur kereta api tersebut tidak didahului dengan studi kelayakan yang memadai, dan lokasi pembangunan dipindahkan tanpa mengikuti dokumen desain yang ada. Akibatnya, jalur kereta Besitang-Langsa mengalami amblas dan tidak dapat berfungsi dengan baik.
Fee yang Diterima PrasetyoDalam proses pembangunan ini, Prasetyo diduga menerima fee total sebesar Rp 2,6 miliar dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan pihak-pihak lain. Rincian fee tersebut terdiri dari Rp 1,2 miliar dari PPK Akhmad Afif Setiawan dan Rp 1,4 miliar dari PT WTJ.
Kejagung mencatat bahwa perbuatan Prasetyo menyebabkan kerugian negara yang signifikan, mencapai Rp 1,15 triliun, berdasarkan laporan perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Penegakan Hukum BerlanjutPihak Kejaksaan Agung menyatakan bahwa mereka akan terus mendalami aliran dana yang diterima oleh Prasetyo dan memproses pihak-pihak lain yang terlibat dalam proyek ini. Penegakan hukum yang dilakukan ini diharapkan dapat memberikan efek jera dan menjaga integritas dalam pengelolaan proyek-proyek pemerintah, terutama yang bersumber dari dana negara.
Dengan penangkapan ini, Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi dan memastikan bahwa anggaran negara digunakan secara transparan dan akuntabel. Proses hukum terhadap Prasetyo dan pihak-pihak lain yang terlibat masih akan berlanjut, dengan harapan dapat membawa keadilan bagi masyarakat dan negara.
(N/014)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL