Rico Waas Kukuhkan Mantan Pemain PSMS: Saatnya Legenda Bangkitkan Sepak Bola Medan
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pelaku kekerasan seksual di lingkungan pesantren di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dijatuhi hukuman berat. Terlebih, pelaku diduga memiliki relasi kuasa yang membuat korban berada dalam posisi rentan.
Puan menegaskan, Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) telah mengatur pemberatan hukuman bagi pelaku yang memiliki pengaruh atau kekuasaan di lingkungannya.
"Pelaku harus mendapat sanksi tegas, apalagi dalam UU TPKS ada tambahan hukuman bagi pelaku yang merupakan tokoh berpengaruh," ujar Puan dalam keterangan tertulis, Senin (4/5/2026).Baca Juga:
Menurutnya, kasus di Pati menjadi bukti masih lemahnya perlindungan terhadap perempuan dan anak, terutama di lingkungan dengan struktur kekuasaan kuat seperti pesantren.
"Maraknya kasus kekerasan seksual menunjukkan masih adanya kerentanan ruang aman bagi anak dan perempuan," katanya.
Puan menilai, korban dalam kasus seperti ini kerap mengalami kesulitan untuk melapor karena berada di bawah tekanan atau pengaruh pelaku. Hal ini menunjukkan persoalan tidak hanya terletak pada individu pelaku, tetapi juga sistem perlindungan yang belum optimal.
"Ketika korban sulit mengakses bantuan atau melapor, berarti sistem perlindungan kita belum efektif," jelasnya.
Selain mendorong proses hukum yang tegas, Puan juga meminta aparat penegak hukum dan pemerintah memastikan korban mendapatkan perlindungan menyeluruh. Termasuk pendampingan hukum serta pemulihan psikologis.
"Korban harus mendapat perlindungan penuh, bukan hanya penegakan hukum terhadap pelaku," tegasnya.
Puan juga menekankan bahwa negara tidak boleh mentoleransi segala bentuk kekerasan seksual. DPR, kata dia, akan terus mengawal kasus tersebut hingga tuntas.
Diketahui, kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati di salah satu pondok pesantren di Pati kini telah memasuki tahap penyidikan. Polisi telah menetapkan seorang tersangka berinisial A sejak 28 April 2026.
Meski telah berstatus tersangka, pelaku belum ditahan karena dinilai kooperatif selama proses pemeriksaan. Penanganan kasus ini sebelumnya sempat terhambat lantaran adanya upaya penyelesaian secara kekeluargaan dari pihak korban.*
MEDAN Semangat menghidupkan kembali kejayaan sepak bola Medan membara di Stadion Kebun Bunga, Minggu 14/6/2026. Wali Kota Medan Rico T
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memuji kemandirian dan kekuatan Aisyiyah Kota Medan saat menghadiri Milad ke109 sekaligu
POLITIK
DELISERDANG Staf Khusus Mendagri Bidang Keamanan dan Hukum, Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, meninjau pengembangan agribisnis aren di Pesan
POLITIK
DELISERDANG Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Partai Amanat Nasional PAN ikut mendorong lebih banyak progra
POLITIK
SAMOSIR Trail of The Kings Ultra Trail du Mont Blanc (UTMB) 2026 resmi berakhir, tapi cerita tentang keindahan Danau Toba masih terus di
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah menyatakan belum membahas usulan menjadikan gula pasir sebagai salah satu komponen dalam program bantuan pangan nasio
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan menerima putusan pengadilan terhadap mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanue
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap akan dilanjutkan meskipun menjadi salah satu tuntutan penghentian
NASIONAL
MEDAN Rupiah saat ini menjadi mata uang resmi yang digunakan masyarakat Indonesia dalam setiap aktivitas ekonomi. Namun, jauh sebelum Ru
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah tersebut masih dalam kondisi aman dan me
EKONOMI