Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Penangkapan pertama dilakukan terhadap RDS dan FT saat keduanya berada di Jalan Setia.
Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian mengembangkan kasus dan menangkap empat pelaku lainnya.
"Di mana pelakunya ini rata-rata anak. Ada juga dua orang yang sudah dewasa," kata Adrian.
Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan Iptu M Hafizullah mengungkapkan jumlah massa yang terlibat dalam bentrokan diduga mencapai ratusan orang.
"Dari hasil penyelidikan yang kita dalami, untuk massa dari grup SL itu massa yang paling banyak. Kami dapat informasi di lapangan, ada sekitar 200 lebih dengan mengendarai 100 sepeda motor dan dua unit mobil, tapi masih kami dalami. Dari geng NKB, mereka ada sekitar 50 atau 60 orang," kata Hafiz.
Karena jumlah massa tidak seimbang, kelompok NKB memilih mundur dari lokasi bentrokan.
Namun saat berusaha menyelamatkan diri, korban Muharam Nasution diduga terjatuh dan menjadi sasaran penganiayaan.
"Sehingga tidak imbang, Geng NKB mundur, tapi korban jatuh," sebutnya.
Korban kemudian ditemukan meninggal dunia di dalam parit pada Senin pagi sekitar pukul 05.20 WIB.
Saat ditemukan, kondisi tubuh korban bersimbah darah dan mengalami sejumlah luka lebam.
Babinsa Desa Marindal I Kodim 0201/Medan, Sertu Mulyadi, mengatakan korban pertama kali ditemukan warga di sekitar lokasi kejadian.
"Pada pukul 05.20 WIB, ditemukan seorang korban tergeletak di dalam parit di sekitar lokasi dalam keadaan meninggal dunia," kata Sertu Mulyadi.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.