BREAKING NEWS
Kamis, 20 Agustus 2026

Kades di Deli Serdang Positif Narkoba Usai Terjaring Razia BNNK di Kafe Kita, Kini Jalani Asesmen Rehabilitasi

Raman Krisna - Rabu, 01 Juli 2026 14:54 WIB
Kades di Deli Serdang Positif Narkoba Usai Terjaring Razia BNNK di Kafe Kita, Kini Jalani Asesmen Rehabilitasi
Massa diduga menghalangi petugas, melempari, dan merusak kendaraan dinas milik BNNK Deli Serdang serta Satpol PP saat melakukan operasi pemberantasan narkoba pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANGKepala Desa Rumah Lengo, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, berinisial ESB, dinyatakan positif menggunakan narkotika setelah terjaring dalam razia yang digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang di sebuah kafe di Kecamatan Patumbak.

Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Josua Tampubolon, membenarkan bahwa ESB berada di lokasi saat operasi berlangsung dan ikut menjalani pemeriksaan tes urine bersama para pengunjung lainnya.

"Iya, benar. Inisialnya ESB," ujar Josua, Rabu, 1 Juli 2026.

Baca Juga:

Hasil pemeriksaan menunjukkan ESB positif menggunakan narkotika.

Selain kepala desa tersebut, 19 pengunjung lain juga dinyatakan positif, sehingga total terdapat 20 orang yang menjalani proses asesmen dan rehabilitasi.

"Positif pengguna narkoba, bersama pengunjung lainnya," kata Josua.

Menurut Josua, seluruh pengunjung yang hasil tes urinenya positif langsung dibawa ke kantor BNN Kabupaten Deli Serdang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Saat ini, ESB tengah mengikuti proses asesmen sebagai tahapan awal rehabilitasi dan pemulihan.

"Proses asesmen rehabilitasi," ujarnya.

Razia tersebut merupakan bagian dari operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan BNNK Deli Serdang pada Minggu dini hari, 28 Juni 2026, sekitar pukul 01.30 WIB.

Operasi digelar setelah petugas menerima laporan masyarakat mengenai dugaan peredaran narkotika di Kafe Kita, Kecamatan Patumbak.

"Operasi ini merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika di Kafe Kita," kata Josua.

Saat petugas tiba di lokasi, sekitar 100 pengunjung masih berada di dalam kafe.

Sejumlah pengunjung sempat berusaha melarikan diri ketika petugas melakukan pemeriksaan.

Petugas kemudian menemukan barang yang diduga narkotika jenis ekstasi di lantai kafe.

Selain itu, ditemukan pula cairan yang diduga telah dicampur narkotika di dalam botol air mineral.

Pemeriksaan urine terhadap para pengunjung menunjukkan puluhan orang positif menggunakan narkotika.

Dalam perkembangan terbaru, sebanyak 20 orang menjalani asesmen dan rehabilitasi di BNNK Deli Serdang.

Proses pengamanan sempat diwarnai kericuhan ketika petugas hendak membawa para pengunjung yang dinyatakan positif menggunakan truk Satpol PP.

"Dalam proses pengamanan terjadi penghadangan oleh massa. Akibatnya dua orang yang sebelumnya sudah diamankan berhasil melarikan diri," ujar Josua.

Menurut BNNK Deli Serdang, massa diduga menghalangi petugas, melempari, dan merusak kendaraan dinas milik BNNK Deli Serdang serta Satpol PP.

Petugas kemudian meminta bantuan BNN Provinsi Sumatera Utara dan Satreskrim Polrestabes Medan untuk mengendalikan situasi.

Dari hasil penyelidikan, enam orang diamankan.

Setelah dilakukan gelar perkara, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka, masing-masing berinisial MAS, AIS, MS, dan SH.

Josua mengatakan satu dari empat tersangka merupakan residivis kasus narkoba, sementara dua lainnya adalah anak pemilik kafe.

"Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan. Penyidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat," ungkapnya.

Saat ini Satreskrim Polrestabes Medan bersama BNNK Deli Serdang masih memburu sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengrusakan, provokasi, serta menghalangi petugas saat razia berlangsung.

Selain proses penyidikan terhadap para tersangka, BNNK Deli Serdang juga terus melakukan asesmen terhadap para pengguna narkotika yang terjaring dalam operasi tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.* (d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tak Ingin Jalan Lubukpakam–Galang Cepat Rusak, Pemprov Sumut Alihkan Truk Bertonase Besar ke Jalur Alternatif
Rakernas APEKSI XVIII Diproyeksikan Putar Ekonomi Medan hingga Rp72,3 Miliar, Rico Waas: UMKM hingga Perhotelan Ikut Terdongkrak
Wali Kota Medan Ajak Warga Jaga Kebersamaan dalam Doa Lintas Agama Sambut Hari Bhayangkara ke-80: Kita Tak Bisa Berjalan Sendiri
60 Hunian Tetap di Tanah Datar Rampung Dibangun, Harapan Baru bagi Penyintas Bencana
HUT ke-436 Kota Medan, Rico Waas Ajak Semua Elemen Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah
Terdakwa Korupsi Smartboard Tebing Tinggi Minta Dibebaskan, Bambang Ghiri Klaim Jadi Korban Kriminalisasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru