KONI Sumut Genjot Pembinaan 131 Atlet, Porprovsu 2026 Jadi Langkah Awal Bidik Prestasi PON XXII
MEDAN Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan Intensi
OLAHRAGA
JAKARTA - Polisi masih mengusut kematian Sutrimo yang ditemukan di depan klinik Mordent, Jakarta Selatan (Jaksel). Salah satu yang didalami ialah kabar Sutrimo meninggal dengan kondisi mulut berbusa.
"Bahwa penyidik sedang mengirim, sudah mengirim undangan klarifikasi kepada dokter yang memeriksa. Makanya nanti akan didalami dulu proses tersebut," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Hal itu disampaikan Budi untuk menjawab pertanyaan apakah benar Sutrimo meninggal dengan kondisi mulut berbusa seperti informasi yang beredar. Dia mengatakan ada sejumlah foto dan video yang viral terkait kematian Sutrimo, namun kebenarannya harus diperiksa lebih lanjut oleh penyidik.Baca Juga:
"Kita mungkin teman-teman juga sudah melihat ada foto yang beredar, tetapi kan harus kita klarifikasi apakah benar itu kondisi awal, benar nggak itu merupakan sosok almarhum S atau bukan. Termasuk video-video yang beredar ambulans, keranda jenazah yang dibawa ada CCTV, ini kan harus ditemukan persesuaian oleh teman-teman penyidik," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi mulut berbusa. Korban disebut-sebut merupakan Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah. Kendati demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan verifikasi terkait identitas dan latar belakang korban.
Sejauh ini, lima orang saksi sudah dimintai keterangan dalam proses penyelidikan. Mereka adalah sopir ambulans yang membawa jasad korban hingga saksi yang terakhir kali melihat korban di klinik kecantikan tersebut.
"Saudara MA, pihak yang mengenal almarhum dan melihat saksi terakhir kali yaitu Rabu 22 Juli 2024 sekira pukul 20.00 di depan Klinik Mordent," ujarnya.
Budi mengatakan penyidik Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan juga berkoordinasi dengan Puslabfor Polri untuk mengusut kasus itu. Penyidik sudah mengamankan sejumlah barang bukti untuk diteliti lebih lanjut.
"Bersama Puslabfor Bareskrim Polri melakukan olah tempat kejadian peristiwa, olah TKP. Juga melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang saksi, mengambil beberapa barang bukti, mengolah untuk diolah barang bukti, dan dilakukan pendalaman," jelasnya.* (d/dh)
MEDAN Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) mengintensifkan pembinaan atlet melalui Program Pembinaan Intensi
OLAHRAGA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut terus mendorong penguatan in
EKONOMI
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Regional CEO PT Bank Syariah Indones
NASIONAL
SUMATERA UTARA Fenomena rumah berukuran besar dan terlihat cukup mewah yang ditempeli stiker bertuliskan Keluarga Miskin menjadi perha
NASIONAL
TAPAKTUAN Kapolres Aceh Selatan AKBP T. Ricki Fadlianshah memusnahkan barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 110 batang hasil pengung
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Sad
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima kunjungan silaturahmi dari jajaran Majelis Adat Aceh (MAA)
PERISTIWA
BANDA ACEH Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat kapasitas riset dan mutu pendidikan ti
PENDIDIKAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai tantangan geopolitik dunia termasuk konflik di sejumlah negara yang masih berlangsung
POLITIK
JAKARTA KPK telah melimpahkan berkas perkara mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji
HUKUM DAN KRIMINAL