Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Mengapa Indonesia Tak Bisa Menyaksikannya?
JAKARTA Gerhana Matahari Total (GMT) yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. B
PERISTIWA
JAKARTA — Komisi III DPR RI menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas proses penyidikan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa (WLG), mantan istri anggota Polri Brigadir IH.
Winda ditemukan tewas dengan luka tembak yang disebut menggunakan senjata api dinas milik mantan suaminya.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengatakan RDPU akan digelar pada Selasa, 11 Agustus 2026.Baca Juga:
Dalam agenda tersebut, Komisi III mengundang pihak Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, serta keluarga Winda Lorenza Gowasa.
"Kami, Komisi III DPR RI, akan mengawal kasus ini. Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatera Utara, pihak Polresta Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum," ungkap Habiburokhman dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Komisi III DPR juga meminta Polda Sumut dan Polrestabes Medan mengusut kasus tersebut secara menyeluruh.
Desakan itu disampaikan karena keluarga korban menyatakan masih menemukan sejumlah kejanggalan dalam kematian Winda.
"Komisi III DPR RI mencermati dengan seksama, perkembangan kasus meninggalnya WL, mantan istri anggota Polri di Medan yang disebutkan meninggal karena bunuh diri dengan menggunakan senjata api," sebut Habiburokhman.
Habiburokhman mengatakan aparat kepolisian harus mengungkap perkara tersebut secara transparan dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan.
"Jangan ada sedikit pun fakta yang ditutup-tutupi dan jangan membuat kesimpulan yang sembarangan, apalagi tergesa-gesa. Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah," jelas Habiburokhman.
Sebelumnya, ayah Winda, Sanalu Gowasa, menyampaikan sejumlah hal yang menurut keluarga menjadi kejanggalan dalam kematian putrinya.
Winda (35) ditemukan tewas di kamar mandi rumah Brigadir IH di Perumahan Bumi Asri, Jalan Pondok Kelapa, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, pada Ahad sore, 2 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.
Keluarga mengaku baru mengetahui kabar kematian Winda dari petugas kepolisian pada Senin, 3 Agustus 2026.
Menurut keterangan yang diterima keluarga, Winda disebut meninggal karena bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya.
Namun, pihak keluarga menyatakan tidak menerima kesimpulan tersebut karena menemukan kondisi jenazah yang dinilai menimbulkan pertanyaan.
Sanalu mengatakan dirinya sempat mendatangi RS Bhayangkara Medan setelah mendapat kabar mengenai kematian putrinya.
Namun, ia mengaku sempat tidak diperbolehkan melihat jenazah dan harus mendapatkan izin dari Polsek Medan Helvetia.
Setelah kembali ke rumah sakit pada hari berikutnya, Sanalu akhirnya diperbolehkan melihat jenazah Winda. Ia mengaku terkejut melihat kondisi wajah putrinya.
"Saya kaget karena menurut saya ini bukan meninggal karena penyakit. Saat itu saya hanya memperlihatkan bagian wajah dan saya melihat wajah anak saya memar-memar," jelas Sanalu Gowasa.
Sanalu juga mempertanyakan luka pada bagian kepala Winda. Ia mengaku melihat adanya lubang dan jahitan pada bagian tersebut.
"Ada lubang di bagian kepala, tapi saya kira itu bukan bekas peluru. Ada jahitan di sana. Rambutnya juga tidak terbakar," beber Sanalu Gowasa.
Selain itu, keluarga menyebut menemukan memar pada bagian leher dan sejumlah bagian tubuh Winda.
Temuan tersebut membuat keluarga mempertanyakan kesimpulan mengenai penyebab kematian korban.
"Kami tidak terima kalau anak saya dibilang bunuh diri," katanya.
Dengan adanya perbedaan pandangan antara keterangan yang disampaikan aparat dan keraguan keluarga, Komisi III DPR RI akan meminta penjelasan dari pihak kepolisian serta keluarga korban dalam RDPU.
Forum tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai proses penyelidikan dan penyidikan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa.
Komisi III menekankan pentingnya pengungkapan fakta berdasarkan bukti dan proses ilmiah agar perkara tersebut tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat.* (vv/ad)
JAKARTA Gerhana Matahari Total (GMT) yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, tidak dapat diamati dari wilayah Indonesia. B
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana merombak buku pelajaran yang digunakan siswa dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan sekitar 57 rib
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti Prakt
PENDIDIKAN
JAKARTA Buah yang biasa ditemui di pasar dan supermarket ternyata tidak semuanya memiliki bentuk seperti sekarang sejak awal. Sejumlah b
PERTANIAN AGRIBISNIS
ACEH BARAT Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mendorong Pemerintah Kabupaten Aceh
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, melakukan aksi bersihbersih dan penataan kawasan di sepanjang Jalan Lapangan Temba
NASIONAL
JAKARTA Komisi III DPR RI menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk membahas proses penyidikan kasus kematian Winda Lorenza G
HUKUM DAN KRIMINAL
GUNUNGSITOLI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta seluruh kepala daerah di Kepulauan Nias segera mengusulkan pro
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Medan tidak sekadar menjadi organisa
PEMERINTAHAN