Megawati Siap Pecat 1.000 Kader PDIP Jika Bermain-main dengan Uang Negara
MINAHASA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya agar tidak menyalahgunakan uang negara. Ia bahkan
POLITIK
JAKARTA — Polisi mendalami identitas Febrio Adiono, staf administrasi Kejaksaan Agung (Kejagung), yang disebut menjadi salah satu orang yang mengantar jasad Sutrimo, pria yang meninggal di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya masih akan memastikan kebenaran informasi mengenai status Febrio sebagai pegawai Kejagung.
"Nah ini nanti akan didalami (benar atau tidaknya Febrio pegawai Kejagung)," kata Budi, Minggu, 9 Agustus 2026.Baca Juga:
Kematian Sutrimo sebelumnya telah dilaporkan ke Bareskrim Polri.
Dalam laporan tersebut, pihak pelapor menyebut kematian Sutrimo berlangsung dalam kondisi yang dianggap tidak wajar.
"Memang kemarin kami mendapat informasi, ada dari pelapor ataupun warga masyarakat melaporkan kepada Bareskrim Polri terkait tentang kematian saudara S dianggap tidak wajar," ujar Budi.
Budi mengatakan pihak pelapor meminta polisi melakukan ekshumasi terhadap jasad Sutrimo.
Ekshumasi merupakan proses penggalian kembali jenazah dari makam untuk kepentingan pemeriksaan dan penyelidikan.
Polisi berencana mempercepat proses tersebut untuk membantu mengetahui penyebab kematian Sutrimo.
"Akan disegerakan (ekshumasi) guna mengetahui penyebab kematian," ucap Budi.
Sebelum ekshumasi dilakukan, polisi akan memeriksa dokter dari RS Muhammadiyah Taman Puring yang disebut sebagai pihak pertama yang menangani Sutrimo ketika dibawa ke rumah sakit.
Menurut Budi, pemeriksaan terhadap dokter tersebut akan dilakukan kembali karena sebelumnya yang bersangkutan tidak hadir dalam pemeriksaan.
"Sehingga penyelidikan pihak kepolisian diharapkan untuk melakukan ekshumasi. Nanti kami akan menyampaikan secara bertahap terkait tentang laporan tersebut," ujar Budi.
"Minggu depan kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter rumah sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit," imbuhnya.
Sementara itu, Kejagung telah mengonfirmasi bahwa Febrio Adiono merupakan pegawai di lingkungan Kejaksaan. Namun, Febrio bukan seorang jaksa.
Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengatakan Febrio sebelumnya merupakan staf dari mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Saat ini, Febrio disebut bertugas sebagai staf administrasi biasa.
"Yang namanya Saudara Febrio, yang kami tahu memang dia pegawai Kejaksaan, tapi bukan jaksa, pegawai Kejaksaan," kata Anang saat ditemui wartawan pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Anang menjelaskan posisi Febrio saat ini tidak lagi mendampingi pejabat Kejaksaan.
"Stafnya (Febrie) ya. Iya (Stafnya Febrie). (Saat ini) staf biasa. Enggak (mendampingi pejabat Kejaksaan lainnya)," ujar Anang.
Adapun mengenai Sutrimo, Anang mengatakan dirinya tidak mengenal pria tersebut.
Ia juga tidak membenarkan informasi yang beredar di masyarakat yang menyebut Sutrimo sebagai kepala rumah tangga atau Karumga Febrie Adriansyah.
"Saya tidak mengenal terhadap yang istilahnya Karumga, saya tidak dikenal sama sekali, dan bukan warga Kejaksaan. Jadi saya tidak berhak mengomentari itu," imbuhnya.
Sutrimo merupakan pria yang meninggal di depan Mordent Aesthetic Clinic di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah beredar informasi mengenai kondisi jasadnya ketika ditemukan.
Di media sosial, Sutrimo disebut-sebut sebagai kepala rumah tangga mantan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah.
Namun, informasi mengenai status tersebut belum menjadi kesimpulan resmi dan masih perlu dibuktikan.
Polisi kini melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian Sutrimo.
Pemeriksaan terhadap dokter yang pertama menangani Sutrimo serta rencana ekshumasi menjadi bagian dari proses penyelidikan.
Polisi juga masih mendalami identitas dan peran orang-orang yang disebut berada di sekitar Sutrimo sebelum maupun setelah kematiannya.
Dengan langkah tersebut, penyidik diharapkan dapat memperoleh fakta yang lebih jelas mengenai penyebab kematian Sutrimo dan memastikan apakah terdapat unsur pidana dalam peristiwa tersebut.* (cn/ad)
MINAHASA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader partainya agar tidak menyalahgunakan uang negara. Ia bahkan
POLITIK
JAKARTA Presiden ke7 RI Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan duka cita atas meninggalnya Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra atau Guruh
NASIONAL
BANDA ACEH Tim Opsnal Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua pelajar berinisial FM, 13 tahun, dan RKF, 15 tahun. Keduanya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Google memperluas kemampuan Gemini dengan menguji fitur baru bernama Call for Me. Fitur berbasis kecerdasan buatan atau AI ini m
SAINS DAN TEKNOLOGI
MEDAN Warga di Jalan Menteng VII, Kelurahan Menteng, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, dihebohkan dengan penemuan seorang bayi lakilak
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk pen
PEMERINTAHAN
LABUHANBATU SELATAN Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Ralikul Rahman m
PEMERINTAHAN
ASAHAN Pemerintah Kabupaten Asahan melepas 14 atlet Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten Asahan yang akan berlaga dalam Keju
OLAHRAGA
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menyambut baik rencana pembukaan klinik kesehatan khusus layanan cuci darah atau hemodialisa (
KESEHATAN
TANJUNGBALAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Tanjungbalai bertemu dengan Wali Kota Ta
PEMERINTAHAN