Mau Ajukan KUR BNI 2026? Ini Syarat, Cara Daftar hingga Cicilan Rp100 Juta
JAKARTA Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui perb
EKONOMI
JAKARTA - Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyoroti kasus kematian W (30), mantan istri anggota Polri di Medan, yang disebut meninggal karena bunuh diri menggunakan senjata api. Habiburokhman mengatakan Komisi III DPR akan memanggil pihak kepolisian dan keluarga korban pada Selasa (11/8/2026) untuk memberikan penjelasan soal kematian W.
"Kami juga akan memanggil pihak Polda Sumatera Utara, pihak Polrestabes Medan, serta keluarga korban pada hari Selasa yang akan datang untuk melakukan rapat dengar pendapat umum," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Terkait kasus ini, polisi menyatakan kematian W sebagai bunuh diri. Namun, pihak keluarga curiga karena menemukan sejumlah kejanggalan. Habiburokhman pun mendorong agar penyebab kematian W diusut tuntas agar tidak menyisakan keraguan bagi keluarga korban. "Komisi III mendesak Polda Sumatera Utara, termasuk Polrestabes Medan beserta seluruh jajaran yang menangani perkara ini, untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan," ucapnya.Baca Juga:
Politikus Partai Gerindra ini juga mengingatkan agar tidak ada fakta yang ditutup-tutupi dalam pengusutan kasus ini. Ia mendorong polisi untuk tidak membuat kesimpulan yang sembarangan maupun tergesa-gesa. "Proses penyelidikan dan penyidikan harus dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis pendekatan ilmiah," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, W ditemukan meninggal dunia di rumah mantan suaminya bernama Brigadir I. Jenazahnya ditemukan di kamar mandi dengan peluru yang bersarang di kepala. Hingga saat ini, kematian W disebut polisi karena dugaan bunuh diri menggunakan senjata api milik Brigadir I. Petugas berwajib juga telah melakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Medan beberapa waktu lalu, dan hasilnya tidak ditemukan indikasi dugaan penganiayaan.
Sementara itu, keluarga W melalui kuasa hukumnya, Paul Tambunan, secara resmi telah membuat laporan polisi di Polda Sumut pada Kamis (6/8/2026) malam. Mereka menempuh jalur hukum ini karena merasa ada kejanggalan di balik kematian W. "Sekitar jam 19.00 WIB kita tiba di Polda. Selesainya itu jam 00.00 WIB. Yang sudah diambil klarifikasi itu bapaknya W selaku pelapor," kata Paul kepada Kompas.com, Jumat (7/8/2026).
Paul menjelaskan bahwa laporan yang dibuat adalah dugaan tindak pidana pembunuhan dengan nomor STTLP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA. "Untuk terlapornya dalam lidik. Kalau untuk kenapa bisa melapor begitu adalah karena kecurigaan pihak keluarga," jelasnya.* (k/dh)
JAKARTA Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan melalui perb
EKONOMI
JAKARTA Salat qobliyah Subuh merupakan salat sunnah dua rakaat yang dikerjakan sebelum salat fardu Subuh. Salat ini memiliki keutamaan k
AGAMA
Oleh Suprianto Haseng.DUA warga binaan dapat menjalani masa pidana dalam dunia yang bertolak belakang. Satu menghuni sel sempit dengan fasi
OPINI
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada Jumat, 25 Sep
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Aceh pada Jumat, 25 September 2026.
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Jumat, 25 Sept
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Jakarta pada Jumat, 25 September
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (D
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Provinsi Bali pada Juma
NASIONAL
AICHI Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas pertama untuk kontingen Merah Putih di Asian Games AichiNagoya 2026. Ind
OLAHRAGA