Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih mendalami kasus kematian seorang perempuan berinisial WLG yang sebelumnya dikabarkan meninggal dunia di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Kota Medan.
Pendalaman dilakukan setelah keluarga korban melaporkan dugaan tindak pidana terkait kematian WLG ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut pada Kamis (6/8/2026).
Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/1286/VIII/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.
Baca Juga:
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan laporan keluarga saat ini masih dalam proses penanganan dan penyelidikan.
"Masih didalami dan saat ini sedang diproses di SPKT Polda Sumut laporannya. Mungkin nanti Polda Sumut akan membentuk tim khusus untuk menyelidiki secara mendalam kasusnya," kata Ferry, Jumat (7/8/2026).
Selain mendalami laporan keluarga, penyidik juga masih menelusuri berbagai fakta yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk penggunaan senjata api yang disebut milik Bripka IH.
Menurut Ferry, apabila nantinya hasil penyidikan menyimpulkan bahwa korban meninggal akibat bunuh diri, maka kepemilikan dan penggunaan senjata api oleh Bripka IH tetap akan dievaluasi sesuai aturan yang berlaku.
"Tapi saat ini masih dilakukan penyidikan terus oleh pihak Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan. Kemarin, karena masih suasana berduka, Bripka IH diberikan izin cuti berduka selama tiga hari. Jadi saya kira hari ini yang bersangkutan sudah kembali masuk bekerja. Seharusnya sudah kembali berlangsung proses penyidikannya di Polrestabes," tandasnya.
Sebelumnya, WLG (35) ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Komplek Bumi Asri, Blok G, pada Minggu (2/8/2026) sore.
Berdasarkan informasi awal, korban disebut merupakan mantan istri seorang anggota Polri berinisial Bripka IH yang bertugas di Polsek Medan Sunggal.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah keluarga korban menyampaikan keberatan atas dugaan penyebab kematian dan melaporkan perkara tersebut ke Polda Sumut.
Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.