Dari Saling Dorong hingga Spanduk Robek, Gus Ipul: "NU Punya Cara Sendiri Selesaikan Perbedaan"
JOMBANG Ketua Panitia Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan perbedaan pendapat selama pelaksanaan m
NASIONAL
SUMUT -Selebgram Ratu Thalisa, yang lebih dikenal sebagai Ratu Entok, tengah menghadapi potensi status tersangka di Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara. Hal ini menyusul laporan mengenai dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta penistaan agama yang diduga dilakukannya.
Penjemputan oleh PenyidikInformasi yang diperoleh dari warga sekitar mengungkapkan bahwa Ratu Entok telah dijemput oleh penyidik di kediamannya untuk menjalani pemeriksaan di Polda Sumut pada Selasa, 8 Oktober 2024. Sumber dari lokasi menyatakan, saat akan dibawa, Ratu Entok sempat memberontak dan bersikeras menolak untuk dibawa oleh petugas. Hingga berita ini ditayangkan, sejumlah penyidik Polda Sumut dilaporkan masih berada di lokasi.
Laporan dan Tindak Lanjut Pihak PoldaRatu Entok dilaporkan ke Ditsiber Polda Sumut oleh beberapa pihak, termasuk warga Kota Medan bernama Daniel Chandra Simangunsong, yang mengklaim bahwa tindakan Ratu Entok telah melukai hati masyarakat, khususnya umat Kristiani. Dalam laporannya, Daniel mencatat bahwa tindakan selebgram tersebut dianggap menistakan agama, dan hal ini sudah dilaporkan dengan bukti tertuang dalam STPLP/B/1375/X/2024/SPKT Polda Sumut, tertanggal 4 Oktober 2024.
Kombes Pol Hadi Wahyudi, Kabid Humas Polda Sumut, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan SOP. Ia juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh konten yang diposting oleh Ratu Entok di media sosial.
Kontroversi Konten di Media SosialSebelumnya, Ratu Entok mengunggah video di akun TikToknya yang mengundang kontroversi, di mana ia tampak berbicara kepada gambar Yesus dengan nada yang dianggap menghina. Dalam video tersebut, ia menyuruh gambar itu untuk mencukur rambut agar tidak menyerupai perempuan. Unggahan ini langsung menuai kecaman dari masyarakat, khususnya dari umat Kristiani, yang merasa terhina oleh pernyataan Ratu Entok.
Menyusul viralnya video tersebut, sejumlah organisasi seperti Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) turut melaporkan Ratu Entok. Sekretaris GAMKI Sumut, Swangro Lumbanbatu, menyatakan bahwa mereka akan mengerahkan massa untuk mendukung proses hukum jika Polda Sumut tidak segera menindaklanjuti laporan mereka.
Respons Ratu EntokSetelah video tersebut viral, Ratu Entok menghapus unggahan itu dan mengunggah video klarifikasi. Dalam video klarifikasinya, ia menyatakan bahwa konten tersebut telah diedit dan tidak utuh. Ia mengklaim tidak mengetahui bahwa gambar yang ditunjukkannya adalah gambar Yesus dan mengaku hanya mencari foto tokoh agama melalui Google.
Ratu Entok juga mengancam akan melaporkan pihak-pihak yang dianggap telah mengedit videonya, dan menyatakan bahwa ia tidak memiliki niat untuk menghina agama manapun. Ia menegaskan bahwa pencarian foto yang ia lakukan tidak dimaksudkan untuk menistakan.
Harapan untuk Penegakan HukumLaporan terhadap Ratu Entok telah memicu reaksi yang kuat dari berbagai elemen masyarakat. Beberapa pelapor berharap agar kepolisian dapat bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini. Mereka ingin agar Ratu Entok mempertanggungjawabkan ucapannya secara hukum dan memberikan efek jera bagi pihak lain yang berpotensi melakukan tindakan serupa.
Swangro Lumbanbatu menekankan bahwa laporan ini adalah sebuah pelajaran penting bagi publik tentang menghormati agama dan keyakinan orang lain di Indonesia. Ia mengharapkan agar kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan profesional oleh pihak kepolisian.
Dengan perkembangan ini, masyarakat akan terus mengawasi tindakan penyidik dan proses hukum yang berlangsung terkait kasus Ratu Entok. Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya tanggung jawab dalam penggunaan media sosial, terutama ketika menyangkut isu sensitif seperti agama.(N/014)
JOMBANG Ketua Panitia Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan perbedaan pendapat selama pelaksanaan m
NASIONAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanjung Jabung Timur membuka pendaftaran calon pimpinan untuk periode 20
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Mabes Polri melakukan rotasi dan mutasi sejumlah pejabat utama Polda Aceh serta Kapolres jajaran. Pergantian tersebut tertuang
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menunjuk Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho sebagai Kapolresta Banda Aceh. Penunj
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto tiba di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, untuk menghadiri penutupan Mukta
NASIONAL
JAKARTA Komisi III DPR RI masih mencari formulasi terbaik untuk memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Rancangan UndangUndang (RUU) P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mencopot 13 pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan) yang disebut ter
PEMERINTAHAN
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan Senin (31/8/2026). Berdasarkan data Stockbit pukul 09.00 WIB, I
EKONOMI
MEDAN Layanan SIM Keliling kembali hadir di sejumlah lokasi di Kota Medan pada periode 31 Agustus hingga 6 September 2026. Ada lima titik
NASIONAL
JOMBANG Presiden RI Prabowo Subianto terbang menuju Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada Senin (31/8/2026) pagi untuk menghadiri penutupan
NASIONAL