Hibah 1,9 Miliar Yen dari Jepang Disetujui DPR, TNI AL Siap Terima
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penerimaan hibah kapal patroli dari pemerintah Jepang senilai 1,9 mili
NASIONAL
MEDAN -Proses ekshumasi terhadap makam RS (14), seorang siswa yang meninggal dunia setelah mendapatkan hukuman squat jump dari gurunya, telah selesai dilaksanakan. Tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan melaporkan bahwa mereka telah membawa sejumlah jaringan dari tubuh RS untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun, hasil autopsi belum dapat dipublikasikan karena harus melewati berbagai tahapan, termasuk pemeriksaan patologi anatomi (PA).
Ketua tim dokter forensik, Surjit Singh, dalam pernyataannya kepada awak media, menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil autopsi yang valid, pihaknya harus menunggu hasil dari pemeriksaan jaringan yang telah dikirim ke laboratorium patologi anatomi di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU). “Kalau ditanya soal hasil, itu (harus) menunggu hasil pemeriksaan jaringan atau hasil patologi anatomi (PA) dahulu. Biasanya kami kirim itu jaringan ke laboratorium patologi anatomi di Fakultas Kedokteran USU,” ungkap Surjit, pada Selasa (1/10/2024).
Proses EkshumasiEkshumasi dilakukan setelah RS dilaporkan meninggal dalam kondisi mencurigakan. Menurut laporan, RS diduga mendapat hukuman berat dari gurunya yang berakibat fatal. Kejadian ini menarik perhatian publik, mendorong pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan mendalam terhadap penyebab kematian siswa tersebut. Surjit menegaskan bahwa hasil pemeriksaan patologi anatomi sangat penting dalam proses penyidikan. “Intinya, kalau selesai hasil PA-nya, itu akan kami tuangkan ke dalam visum et repertum. Barulah kami buat kesimpulan,” jelasnya.
Penjelasan Tim ForensikDalam kesempatan yang sama, Surjit menegaskan bahwa pihaknya tidak mengambil organ-organ tertentu dari jasad RS. Mereka hanya membawa jaringan yang dianggap penting untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Organ tak ada yang kita bawa, cuma jaringan. Jaringan lebih kecil dari organ. Kita ambil jaringan cuma sedikit. Ada beberapa jaringan untuk kita lakukan pemeriksaan patologi anatomi,” bebernya. Ia juga menjelaskan bahwa jaringan yang diambil mencakup paru-paru dan ginjal sesuai kebutuhan pemeriksaan.
Hasil Autopsi Diperkirakan Keluar dalam 3 hingga 4 MingguSurjit menjelaskan bahwa dugaan terkait apakah RS memiliki penyakit penyerta belum dapat diungkapkan pada saat ini. “Penyakit penyerta belum bisa diungkapkan. Karena masih terlalu awal untuk membicarakan itu. Nanti jaringannya ini akan dikeker oleh mereka (tim dokter forensik). Ada perbedaan soalnya saat melihat dengan kasat mata atau di bawah mikroskop,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa proses memberikan kesimpulan dari autopsi bisa memakan waktu yang cukup lama. “Masalah itu (kapan hasil keluar) ya tergantung oleh mereka. Karena harus memproses jaringannya. Kadang sampai 3 minggu atau 4 minggu. Kalau tulang bahkan bisa lebih lama lagi,” pungkas Surjit.
Kematian RS ini menjadi sorotan masyarakat dan mengundang berbagai reaksi, terutama terkait dengan metode hukuman yang diterapkan di sekolah. Masyarakat berharap agar kasus ini dapat diusut tuntas untuk memberikan keadilan bagi keluarga RS. Selain itu, pihak sekolah juga diharapkan dapat memperhatikan aspek keselamatan dan kesejahteraan siswa agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
(N/014)
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyepakati penerimaan hibah kapal patroli dari pemerintah Jepang senilai 1,9 mili
NASIONAL
DENPASAR Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas) Saber Pangan Polda Bali kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan stabilit
EKONOMI
WASHINGTON, D.C. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memimpin Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace atau Dewan Perd
INTERNASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga korporasi sebagai tersangka dalam pengembangan kasus dugaan gratifikasi per m
HUKUM DAN KRIMINAL
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan solid dalam perundingan t
NASIONAL
JAKARTA Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia menyepakati bahwa Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tidak
POLITIK
WASHINGTON, D.C. Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program prioritas pemerintahannya di hadapan pengusaha Amerika Serikat da
NASIONAL
DELI SERDANG Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meresmikan Kantor Camat dan Puskesmas Pagar Merbau yang baru pada Rabu (18/2/2026), denga
PEMERINTAHAN
TAPANULI SELATAN, SUMATERA UTARA Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan prestasi gemilang dalam pencegahan korupsi daerah. Berdasarkan r
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ahmad Sahroni resmi menjabat kembali sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menggantikan Rusdi Masse yang berpindah dari NasDem
POLITIK