BREAKING NEWS
Rabu, 07 Oktober 2026

Ditanya Penggunaan Susu Opao, Ini Jawab Kepala SPPG Tembung 3: Jangan Urusi Dapur Orang, Saya Tidak Takut!

Abyadi Siregar - Rabu, 07 Oktober 2026 07:59 WIB
Ditanya Penggunaan Susu Opao, Ini Jawab Kepala SPPG Tembung 3: Jangan Urusi Dapur Orang, Saya Tidak Takut!
Kepala SPPG Medan Tembung 3, Faisal Lubis SH
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Apalagi dalam waktu terakhir, terjadi beberapa peristiwa keracunan MBG di Sumut. Yang paling heboh adalah kasus keracunan anak-anak SMA di Tanah Karo. Korbannya sampai dibawa Wakil Presiden Gibran ke Jakarta untuk proses pengobatan.

"Terus terang, kami warga khawatir mendengar ada SPPG menggunakan produk yang dilarang. Warga trauma mendengar peristiwa keracunan MBG," kata Umi, salah seorang warga yang memiliki dua anak penerima manfat.

PENGGUNAAN SUSU OPAO
Seperti diberitakan sebelumnya, SPPG Medan Tembung 3 yang dikelola Yayasan Atifa Maju Mandiri di Jalan Letda Sujono No 74 Medan, diduga beberapa kali memberikan Opao, minuman rasa susu sebagai menu MBG. Padahal, penggunaan produk ini telah dilarang BGN.

Larangan ini disebabkan beberapa alasan. Pertama, karena Opao ternyata bukan susu, tapi minuman rasa susu. Berdasarkan data BPOM ML 466609024979, Opao terdaftar sebagai minuman rasa susu multivitamin, bukan susu segar atau susu sapi murni. Komposisi utamanya air + susu skim bubuk + gula.

Kedua, aturan baru BGN tanggal 8 September 2026 telah melarang keras penggunaan produk minuman susu, minuman mengandung susu, minuman rasa susu, maupun susu kental manis dalam menu MBG. Opao masuk dalam katagori yang dilarang tersebut. Karena hanya minuman rasa susu.

Larangan penggunaan Opao tersebut, ditetapkan BGN bersama Kemenko Pangan, Kementan, Kemenkes, Kemenperin dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Sehubungan dengan itu, masyarakat berharap Kepala BGN Sumut Yoga Arizanto dan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Wilayah Medan Donal Simanjuntak segera melakukan investigasi. "Jangan menunggu sampai ada korban keracunan lagi di Sumut," harap Uswa yang juga memiliki dua anak penerima mafaat MBG.*

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru