Mahasabha XIII PHDI Digelar di Jakarta, Masa Depan Umat Hindu hingga Indonesia Emas 2045 Dibahas
JAKARTA Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tahun 2026 resmi dibuka di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2026). For
NASIONAL
MEDAN - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial RS yang diduga menjadi kurir narkotika jaringan Malaysia. Saat ditangkap, RS sempat melawan dan terlibat aksi kejar-kejaran dengan polisi hingga sekitar 5 kilometer.
RS ditangkap pada Senin (21/9/2026) setelah polisi mendapat informasi adanya sebuah mobil yang diduga membawa narkotika dalam jumlah besar di kawasan Ngumban Surbakti, Medan.
Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan petugas kemudian melakukan pengintaian terhadap kendaraan tersebut.Baca Juga:
"Setelah pengembangan, kita lakukan pengejaran mobil yang diduga membawa narkoba dalam jumlah besar. Tim mulai melakukan pengintaian dan berhasil mendeteksi keberadaan mobil tersebut. Namun, karena pelaku merasa curiga ia sempat kabur dan terlibat kejar-kejaran dengan petugas kita sejauh 5 KM," ujar Rafli, Kamis (8/10/2026).
Polisi akhirnya berhasil memepet kendaraan tersebut dan mengamankan RS di kawasan Jalan Setiabudi, Medan. Pria berusia 31 tahun itu diketahui merupakan warga Kabupaten Aceh Selatan, Aceh.
Setelah penangkapan, polisi menggeledah mobil yang dikendarai RS. Dari dalam kendaraan ditemukan 450 pod getar yang diduga berisi narkotika.
"Narkoba kami temukan di kursi tengah mobil yang dikemudikan pelaku, totalnya 450 pcs. Di antaranya 320 pod getar merk King, dan 130 pod getar merk Wukong," kata Rafli.
Polisi Telusuri Jaringan Malaysia
Selain pod getar, polisi juga menyita sejumlah lembar mata uang asing, termasuk ringgit Malaysia, dolar Singapura, mata uang China, dan Mesir.
Dalam pemeriksaan awal, RS mengaku baru pertama kali menjadi kurir narkoba. Namun, polisi menduga dia berkaitan dengan jaringan utama Malaysia-Indonesia.
Dugaan tersebut salah satunya didasarkan pada data perjalanan RS yang menunjukkan aktivitas bolak-balik antara Medan dan Malaysia dalam satu bulan terakhir dengan intensitas cukup tinggi.
"Pelaku ini bolak-balik Indonesia-Malaysia, kita dugaan yang bersangkutan masuk dalam jaringan utama. Pelaku juga berupaya menghilangkan jejak komunikasi, karena saat diringkus hal yang pertama kali dilakukan pelaku adalah merusak handphonenya sendiri," ungkap Rafli.
Polisi kini masih mengejar pemasok dan pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan tersebut. Penyidik menduga pemasok berada di Malaysia.
JAKARTA Mahasabha XIII Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Tahun 2026 resmi dibuka di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (8/10/2026). For
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas membuka peluang investasi dan perdagangan yang lebih luas dengan Malaysia. Hal itu disampai
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau penyelesaian pembangunan Stadion Teladan dan menemukan sejumlah bagian yang masih
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana membantah isu adanya upaya menyingkirkan orangorang Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dari pemerintahan Presiden Prabo
POLITIK
MEDAN Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin alias Ondim disebut sudah mengetahui keberadaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar telah menetapkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) yang akan didukung pada Pilpres 2029. Nam
POLITIK
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial RS yang diduga menjadi kurir narkotika ja
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menghadirkan tiga saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan pela
NASIONAL
JAKARTA Mantan Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Hery Susanto membantah menerima uang dari Agung Winarno dalam perkara dugaan tinda
NASIONAL
BANDA ACEH Polda Aceh bersama TNI dan Pemerintah Aceh mematangkan kesiapan pengamanan Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi KeII Tahu
NASIONAL