Jangan Sepelekan Mata Kabur, Bisa Jadi Tanda Tumor Otak!
JAKARTA Gangguan penglihatan sering kali dianggap sebagai masalah pada mata yang dapat diatasi dengan mengganti kacamata, menggunakan ob
KESEHATAN
MEDAN –Dua orang pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang diduga sebagai spesialis pencurian di kosan, ditangkap polisi setelah berusaha melarikan diri saat penangkapan. Keduanya adalah Azis Ramadhan (21), warga Jalan Bunga Kantil, Kecamatan Medan Selayang, dan Rizki Ardiansyah (23), warga Jalan Bunga Cempaka, Kecamatan Medan Selayang.
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang Gumanti Hutabarat, menjelaskan bahwa penangkapan ini berawal dari dua laporan kehilangan sepeda motor yang diterima oleh pihak kepolisian. Laporan pertama diterima dari Siti Nurhalijah Nasution yang melaporkan kehilangan sepeda motornya pada 5 Juli 2024. Laporan kedua berasal dari Irmawati Sianturi, yang kehilangan sepeda motor pada 24 Agustus 2024.
“Korban Siti Nurhalijah Nasution kehilangan motornya di kosannya yang berada di Jalan Bunga Cempaka. Begitu juga dengan Irmawati Sianturi yang mengalami kehilangan motor di lokasi yang sama,” ujar Bambang dalam keterangan pers di Polsek Sunggal, Jumat (13/9/2024).
Setelah menerima laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dari lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melanjutkan penyelidikan untuk menangkap mereka.
Penangkapan kedua pelaku dilakukan pada Rabu (11/9/2024) di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Sunggal. Namun, saat proses penangkapan, Azis dan Rizki berusaha melarikan diri dan melawan petugas. Akibatnya, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki kedua pelaku.
“Berdasarkan rekaman CCTV, kami dapat mengidentifikasi pelaku dan melakukan penangkapan. Saat akan ditangkap, mereka sempat melawan dan mencoba kabur, sehingga kami terpaksa memberikan tindakan tegas,” ungkap Bambang.
Setelah ditangkap, Azis dan Rizki dibawa ke Polsek Sunggal untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan para pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan saat beraksi, kunci leter T, dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy milik pelaku.
Dalam pemeriksaan, terungkap bahwa kedua pelaku merupakan pencandu narkoba jenis sabu. “Kami juga menemukan bahwa kedua pelaku adalah pengguna narkoba, yang kemungkinan mempengaruhi perilaku mereka dalam melakukan kejahatan,” kata Bambang.
Kini, kedua pelaku sedang menjalani proses hukum dan diancam dengan pasal-pasal terkait pencurian, dengan ancaman hukuman penjara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberantas kejahatan pencurian sepeda motor di wilayah Medan.
(N/014)
JAKARTA Gangguan penglihatan sering kali dianggap sebagai masalah pada mata yang dapat diatasi dengan mengganti kacamata, menggunakan ob
KESEHATAN
JAKARTA Harga minyak dunia mencatat penurunan tajam sepanjang pekan ini. Meredanya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah membuat
EKONOMI
BANDUNG Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menunjuk sembilan jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan kasus Taufik Hidayat, tersa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali menilai anggapan yang menyebut Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) s
POLITIK
JAKARTA Penyanyi Nadhif Basalamah mengungkapkan dirinya menjadi korban pelecehan seksual secara daring melalui media sosial X dan TikTok
ENTERTAINMENT
JAKARTA Sejumlah bahan pangan strategis mengalami perubahan harga pada perdagangan Minggu (28/6/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi
EKONOMI
JAKARTA Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat ekspor minyak sawit Indonesia ke Uni Eropa masih menunjukkan tren positif pada awal
PERTANIAN AGRIBISNIS
LABUHANBATU Video yang menarasikan satu kompi anggota TNI diduga membawa kabur 16 ekor lembu milik seorang janda di Kabupaten Labuhanbat
PERISTIWA
SERDANG BEDAGAI Upaya Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) untuk memediasi konflik agraria antara masyarakat yang mengatasnamak
PERISTIWA
JAKARTA Google kembali menghadirkan aplikasi Google Finance setelah sebelumnya sempat dihentikan pada 2015. Peluncuran ini dilakukan ber
SAINS DAN TEKNOLOGI