Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Direktur Terkait Dugaan Korupsi Distribusi Semen Rp74,3 Miliar
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menahan dua mantan direktur perusahaan pelat merah terkait dugaan tindak pidana korupsi dist
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI – Kasus penembakan tragis yang menewaskan seorang remaja berusia 13 tahun, M Alfath, di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, mengguncang masyarakat setempat. M Alfath dilaporkan tewas setelah terkena dua tembakan yang mengarah ke bagian tubuhnya. Polisi kini telah menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Plt Kasi Humas Polres Sergai, Ipda Nauli Siregar, mengonfirmasi bahwa empat orang telah diamankan terkait kasus penembakan ini. Keempat tersangka tersebut adalah MAA (22), AP (25), EJN (31), dan PMS (47). Namun, Nauli belum memberikan rincian mengenai peran masing-masing pelaku dalam kasus ini.
“Iya, sudah ada empat orang yang ditangkap diduga terlibat kasus penembakan itu,” ungkap Nauli Siregar saat ditemui di kantor Polres Sergai pada Rabu (11/9/2024).
Nauli menjelaskan bahwa saat ini pihak kepolisian masih mendalami dan mengembangkan proses penyidikan. “Kalau saat ini masih kita dalami, mengembangkan lah proses penyidikan ini, tapi yang pastinya untuk yang empat orang ini sudah kita amankan sudah kita tahan terkait dugaan keterlibatan dalam kasus penembakan,” tambahnya.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi pada Minggu (1/9/2024) sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di depan Pabrik PTPN IV Adolina, Kecamatan Perbaungan. Menurut keterangan saksi mata, kejadian bermula ketika M Alfath dan sejumlah temannya mendatangi sebuah hotel di Kabupaten Deli Sedang dengan membawa senjata tajam. Setelah itu, mereka kembali menuju arah Perbaungan.
Saat berada di Lingkungan Pasiran, terdengar suara tembakan sebanyak satu kali. Kemudian, di depan Masjid Muttaqin, terdengar suara tembakan sebanyak dua kali dari sebuah mobil Avanza warna hitam yang identitasnya belum diketahui. Kejadian berlanjut dengan suara tembakan sebanyak empat kali yang ditembakkan ke arah kebun sawit di lokasi lain.
Setibanya di depan Pabrik Adolina, M Alfath ditembak dua kali. Korban terjatuh dan jatuh ke dalam parit. Mobil yang melintas kemudian membawa korban ke RSU Sawit Indah Perbaungan, namun sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan dua selongsong peluru bertuliskan PIN serta sebuah sepeda motor di dalam parit di dekat Pabrik Adolina. Temuan ini akan menjadi bagian penting dalam penyidikan untuk mengungkap motif dan detail lebih lanjut mengenai kasus penembakan tersebut.
Kasus penembakan M Alfath menambah daftar panjang kekerasan yang menimpa warga masyarakat, terutama yang melibatkan senjata api. Penangkapan keempat tersangka menjadi langkah awal penting dalam upaya menuntaskan kasus ini. Pihak kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap seluruh fakta di balik tragedi ini dan memastikan keadilan bagi korban dan keluarga.
(K/09)
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan menahan dua mantan direktur perusahaan pelat merah terkait dugaan tindak pidana korupsi dist
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPANULI SELATAN Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemantau Uang Rakyat (GEMPUR) Tabagsel menggelar aksi unjuk r
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi, bersama jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wil
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPTENG Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau langsung kondisi Sungai Tukka di Desa Hutanabolon, Kecamatan Tuk
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan serius akibat arus keluar modal asing dan tantangan kredibilitas tata kelola. Ha
EKONOMI
NUNUKAN Kecelakaan fatal terjadi di wilayah perbatasan Kalimantan Utara setelah sebuah pesawat Pelita Air jenis Air Tractor AT802 jatuh
PERISTIWA
BADUNG Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, yang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI melalui sidang isbat pada Kamis (19/2/2026), disambut
NASIONAL
TAPANULI SELATAN Suasana berbeda terasa di penampungan hunian sementara (huntara) Lapangan Sarasi, Marpinggan, pada hari pertama bulan s
NASIONAL
JAKARTA Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap Eks Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, telah selesai digelar, Kamis (19
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) berinisial ED dikabarkan ditahan oleh Polre
HUKUM DAN KRIMINAL