BREAKING NEWS
Jumat, 20 Februari 2026

Turis Kolombia Jadi Korban Begal di Bali, Dilaporkan Diminta Membayar Rp 200 Ribu oleh Oknum Polisi

BITVonline.com - Senin, 20 Januari 2025 16:58 WIB
Turis Kolombia Jadi Korban Begal di Bali, Dilaporkan Diminta Membayar Rp 200 Ribu oleh Oknum Polisi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BALI – Seorang turis asal Kolombia baru-baru ini menjadi korban begal di Bali. Setelah kehilangan ponselnya dalam aksi begal saat mengendarai sepeda motor, turis wanita tersebut melaporkan insiden yang dialaminya ke kantor polisi. Namun, saat membuat laporan, ia justru diminta uang sebesar Rp 200 ribu oleh oknum polisi. Insiden ini dibagikan oleh akun Instagram @medaninfoviral pada Senin (20/1/2025) dan segera viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, turis wanita tersebut menceritakan bahwa ia kehilangan ponselnya saat berkendara dengan temannya dari Savaya menuju Beach Club. “Ponsel saya dicuri kemarin, saya sedang naik motor dari Savaya menuju Beach Club, baru saja berangkat, saya menggunakan ponsel saya, lalu motor lain lewat dan mengambil ponsel itu dari tangan saya,” jelasnya.

Setelah insiden tersebut, ia melapor ke polisi untuk mendapatkan bantuan. Namun, usai membuat laporan, oknum polisi meminta uang sebesar Rp 200 ribu dari turis tersebut. “Mereka bilang dua ratus, saya pikir mereka hanya ingin uang itu untuk diri mereka sendiri,” ungkapnya dalam bahasa Inggris. Turis tersebut merasa bahwa uang yang diminta oleh polisi tidak terkait dengan proses laporan, melainkan untuk kepentingan pribadi oknum tersebut.

Meskipun ini adalah kunjungan keempatnya ke Bali, turis itu menyebut bahwa kejadian ini adalah pertama kalinya ia mengalami peristiwa yang tidak menyenangkan tersebut di Bali. Insiden ini segera viral di media sosial, memicu berbagai komentar dari warganet. Beberapa warganet menyuarakan kekecewaan mereka terhadap perilaku oknum polisi tersebut.

“Percayalah walaupun viral bahkan ketangkap basah, polisinya GK bakal dipecat. Kadang Mikir, ungkapan polisi harus solid itu agar polisi saling memaklumi jika pelaku pelanggaran dilakukan mereka sendiri,” tulis @bernart_saragih. Banyak juga yang berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas terkait insiden ini.  “Ayo Polda Bali dan jajaran bertindak agar jangan rusak susu sebelanga gegara setitik nila,” tulis @shotlanpane. 

(christie)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru