SUMUT – Sumatera Utara kembali dilanda rasa takut. Bukan hanya masyarakat biasa, bahkan polisi pun menjadi korban begal yang semakin merajalela. Kejadian ini terjadi di Jalan Medan Binjai KM 17 pada Selasa dini hari (27/8/2024) sekira pukul 03.00 WIB, menguak fakta mengerikan tentang situasi keamanan yang kian memburuk di wilayah ini.
Korbannya adalah Bripda Habib, anggota kepolisian yang tengah mengendarai sepeda motor,menurut informasi Ia dihadang oleh sekelompok begal yang mengendarai 9 sepeda motor.menurut informasi mereka mengancam dengan senjata tajam jenis klewang, merampas semua barang berharga milik Bripda Habib, dan melarikan diri dengan sepeda motor korban.
“Mereka langsung melarikan diri dan membawa sepeda motor korban,” ujar Kanit Intel Siahaan Polsek Binjai Timur Medan.
“Saat ini, Bripda Habib masih dimintai keterangan di Polsek dan akan membuat laporan polisi.”tutup kanit
Kejadian ini bukan hanya mengagetkan, tetapi juga menimbulkan keprihatinan mendalam. Jika polisi saja bisa menjadi korban begal, bagaimana dengan warga biasa? Rasa aman dan nyaman yang selama ini diharapkan masyarakat Sumatera Utara seakan sirna. Kejahatan begal yang semakin berani dan brutal ini menjadi ancaman serius bagi ketenangan dan kesejahteraan masyarakat.
“Ini adalah PR besar bagi Kapolda Sumut yang baru,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya. “Sejak lama, kasus begal di Sumatera Utara seakan tak kunjung teratasi. Kejadian ini semakin menguatkan kekhawatiran kami akan keamanan di wilayah ini.”
Warga berharap pihak kepolisian segera bertindak tegas untuk mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku. Masyarakat juga menuntut langkah nyata dari Kapolda Sumatera Utara.
(N/014)
Polisi Dibegal di Medan, Warga Makin Was-Was! Kejahatan Ancam Ketenangan Sumatera Utara