Pemkab Tanjab Timur Lantik 15 Pejabat, Isi Sejumlah Jabatan yang Kosong
TANJAB TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN). Seban
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan korupsi dalam pembangunan tempat evakuasi sementara (TES) atau shelter tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB). Proyek dengan nilai sekitar Rp 20 miliar ini kini menjadi sorotan karena diduga tidak dapat digunakan sesuai dengan fungsinya sebagai tempat evakuasi bagi masyarakat yang terdampak bencana tsunami.
Menurut informasi dari Jubir KPK Tessa Mahardhika, penyidik KPK telah memeriksa 12 saksi pada Selasa, 6 Agustus 2024, di Kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi NTB. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengungkap proses lelang proyek serta proses serah terima shelter tsunami yang diduga penuh kejanggalan.
Daftar Saksi yang Diperiksa:
AN – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Shelter Tsunami NTB DJI – Konsultan Manajemen Konstruksi WP – Konsultan Manajemen Konstruksi SKM – Konsultan Manajemen Konstruksi DJM – Ketua Pokja AH – Sekretaris Pokja IRH – Anggota Pokja IJ – Anggota Pokja dan Sekretaris PPHP YS – Ketua PPHP SHT – Anggota PPHP MS – Anggota PPHP KS – Anggota PPHPPenyidik KPK sedang menyelidiki berbagai aspek dari proyek ini, termasuk proses lelang, pengawasan konstruksi, dan serah terima proyek. “Kami mendalami semua tahapan mulai dari proses lelang hingga serah terima shelter tsunami,” kata Tessa Mahardhika. Menurutnya, informasi yang diterima menunjukkan bahwa shelter yang dibangun tidak dapat digunakan untuk tujuan awalnya, yaitu sebagai tempat evakuasi sementara dari bencana tsunami.
Kerugian Negara dan Potensi Korupsi
Sebelumnya, KPK menyebutkan bahwa nilai proyek pembangunan shelter tsunami tersebut mencapai sekitar Rp 20 miliar. Meskipun audit resmi belum selesai, KPK mengindikasikan bahwa kerugian negara mungkin mencapai jumlah yang sama. Tessa Mahardhika menyebutkan, “Penyidik memperkirakan hasil auditnya adalah total loss, karena shelter tidak dapat digunakan sebagaimana tujuan awal.”
Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa shelter tersebut sama sekali tidak berfungsi sebagai tempat perlindungan dari tsunami. Keberadaan proyek yang gagal ini menambah daftar panjang masalah infrastruktur yang diduga terjebak dalam praktik korupsi.
Langkah Selanjutnya
KPK kini berfokus pada verifikasi keterangan dari saksi-saksi yang telah diperiksa dan mengumpulkan bukti-bukti lain untuk menyusun kasus secara menyeluruh. Penyelidikan ini akan berlanjut untuk menentukan siapa saja yang bertanggung jawab atas dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut.
(K/09)
TANJAB TIMUR Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur kembali melakukan rotasi dan pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN). Seban
PEMERINTAHAN
DELI SERDANG Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan mendorong masyarakat memahami hak asasi manusia (HAM) sekaligus kewajiban dalam k
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan membongkar lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di bantara
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menangkap seorang remaja berinisial MYP, 18 tahun, yang diduga terlibat d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu dokumen penting bagi pengendara. SIM merupakan bukti bahwa seseorang telah memiliki
NASIONAL
GAZA Utusan utama Board of Peace (BoP) untuk Gaza, Palestina, Nickolay Mladenov, mengatakan Israel akan mundur dari Jalur Gaza apabila p
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan atau Kemhan meluruskan informasi yang beredar di media sosial mengenai peserta pelatihan Koperasi Desa/Ke
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai pekan depan mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencantumkan batas waktu ko
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi XIII DPR RI Maruli Siahaan bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar kegiatan Penguatan Relawan G
NASIONAL
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menangkap lima pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah hukum Polres B
HUKUM DAN KRIMINAL